Semarang, Lintasmuria.com – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, menekankan pentingnya sosialisasi menyeluruh kepada masyarakat terkait rencana pemerintah mengganti Liquified Petroleum Gas (LPG) dengan Dimethyl Ether (DME).
Menurutnya, perubahan ini bukan sekadar pergantian energi, tetapi juga menyangkut kebiasaan masyarakat yang sudah lama menggunakan LPG untuk kebutuhan sehari-hari, terutama memasak.
“Sosialisasi kepada masyarakat sangat dibutuhkan karena terjadi perubahan kebiasaan. Seperti saat peralihan dari minyak tanah ke LPG dulu,” ujar Saleh.
Ia menilai, masyarakat perlu mendapatkan informasi yang jelas mengenai perbedaan LPG dan DME agar tidak menimbulkan kekhawatiran saat mulai digunakan. Dengan pemahaman yang cukup, masyarakat diharapkan bisa lebih siap menerima kebijakan tersebut.
“Dengan sosialisasi yang baik, masyarakat akan merasa lebih aman dan tenang saat menggunakan DME,” katanya.
Selain itu, Saleh juga menyoroti faktor harga sebagai kunci keberhasilan program. Ia menyebut, DME harus ditawarkan dengan harga yang lebih terjangkau dibanding LPG agar masyarakat tertarik beralih.
“Kalau ingin masyarakat beralih, harga DME harus lebih murah dari LPG,” tegasnya.
Ia berharap, dengan sosialisasi yang masif dan dukungan kebijakan harga yang tepat, masyarakat dapat lebih mudah beradaptasi dengan penggunaan energi baru tersebut. (Adv)

















