Semarang, Lintasmuria.com – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, berharap tradisi mudik Lebaran dapat menjadi momentum untuk mendongkrak perekonomian daerah, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurutnya, meningkatnya mobilitas masyarakat saat mudik membawa dampak positif bagi perputaran ekonomi di berbagai sektor. Kehadiran para pemudik dinilai mampu meningkatkan permintaan terhadap berbagai produk lokal, mulai dari kuliner, oleh-oleh khas daerah, hingga jasa transportasi dan pariwisata.
“Tradisi mudik ini bukan hanya soal silaturahmi, tetapi juga menjadi peluang besar bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan. Kita berharap perputaran uang di daerah bisa meningkat signifikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah perlu memanfaatkan momentum ini dengan memperkuat promosi produk lokal serta memastikan ketersediaan infrastruktur pendukung, seperti akses jalan, pasar tradisional, dan pusat oleh-oleh.
Selain itu, pihaknya juga mendorong pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk dan pelayanan agar mampu bersaing dan menarik minat para pemudik.
“UMKM harus siap, baik dari sisi kualitas produk maupun pelayanan. Ini kesempatan emas yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” tegasnya.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha, Mohammad Saleh optimistis tradisi mudik tahun ini dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan dan berkelanjutan bagi masyarakat Jawa Tengah. (Adv)

















