Semarang, Lintasmuria.com – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Saleh, menyoroti tingginya arus mudik Lebaran 1447 Hijriah yang kembali menjadikan Jawa Tengah sebagai salah satu tujuan utama pemudik dari berbagai daerah.
Berdasarkan data posko pemantauan, jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah Jawa Tengah selama periode mudik tahun ini menembus angka lebih dari 1,3 juta unit. Sementara itu, sekitar 700 ribu kendaraan tercatat keluar dari provinsi tersebut, meningkat dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.
Menurut Saleh, tingginya mobilitas tersebut menunjukkan besarnya pergerakan masyarakat sekaligus menjadi tantangan dalam menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan.
Ia pun memberikan apresiasi kepada seluruh petugas yang terlibat dalam pengamanan dan pelayanan arus mudik. Mulai dari aparat kepolisian, TNI, dinas perhubungan, tenaga kesehatan, hingga relawan yang berjaga di berbagai titik jalur mudik, pos pelayanan, dan pos pengamanan.
“Terima kasih kepada seluruh petugas yang sudah siaga 24 jam mengatur lalu lintas, memberikan pelayanan, dan menjaga keamanan pemudik. Ini wujud kolaborasi yang harus terus kita jaga,” kata Saleh.
Menjelang arus balik, ia mengingatkan para pemudik untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Saleh mengimbau agar pengendara tidak memaksakan diri ketika kondisi tubuh lelah dan memanfaatkan fasilitas rest area untuk beristirahat.
“Silakan manfaatkan rest area untuk istirahat supaya tidak kelelahan di jalan. Kalau lelah, berhenti dulu, jangan dipaksa. Keselamatan keluarga jauh lebih penting daripada tiba lebih cepat,” pesannya.
Selain fokus pada keselamatan, Saleh juga mendorong masyarakat memanfaatkan momentum libur Lebaran untuk berwisata di berbagai daerah di Jawa Tengah sekaligus mendukung produk UMKM lokal.
Ia menilai, perputaran ekonomi selama musim mudik dan libur Idulfitri dapat memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil dan menengah.
“Kalau mampir ke kota atau kabupaten di Jawa Tengah, sempatkan beli produk UMKM setempat. Dengan begitu, mudik tidak hanya membawa kebahagiaan untuk keluarga, tetapi juga menghidupkan ekonomi warga,” tuturnya. (Adv)

















