Pemprov Jateng Salurkan Rp260 Juta untuk Tangani Longsor di Desa Tempur Jepara

Avatar photo
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi saat meninjau lokasi longsor didampingi Wakil Gubernur Taj Yasin, Bupati Jepara Witiarso Utomo, dan jajaran Forkopimda. (Istimewa)

Jepara, Lintasmuria.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menyalurkan bantuan sebesar Rp260 juta untuk penanganan awal dampak bencana longsor yang memutus akses utama menuju Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Selasa (13/1/2026).

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan bantuan tersebut akan ditambah jika masih dibutuhkan.

“Hari ini kita berikan bantuan Rp260 juta. Nanti kita tambah lagi kalau dimungkinkan masih,” kata Ahmad Luthfi saat meninjau lokasi longsor didampingi Wakil Gubernur Taj Yasin, Bupati Jepara Witiarso Utomo, dan jajaran Forkopimda.

Gubernur menyampaikan, Pemprov Jateng melakukan pengecekan langsung ke sejumlah daerah terdampak bencana di wilayahnya.

“Saya dan Pak Wagub melakukan pengecekan termasuk penanganan daripada beberapa kabupaten/kota yang terdampak. Yang pertama Kudus, Jepara, kemudian Pati,” ujarnya.

Ia menyebut kondisi terparah terjadi di Desa Tempur yang dihuni sekitar 3.600 keluarga dan sempat terisolasi akibat longsor. Namun berkat kerja cepat Basarnas, BPBD, relawan, TNI, dan Polri, akses mulai terbuka.

“Sehingga aksesnya bisa diterobos dengan kendaraan roda dua,” ujarnya.

Pemprov juga mengerahkan alat berat dari Dinas Pusdataru dan Pemprov Jateng. Kendati demikian, cuaca ekstrem masih menjadi tantangan utama.

“Karena hujan tinggi sudah lima hari berturut-turut, dari gunung airnya turun semua. Jadi kita perlu rencana yang lebih komprehensif, terutama penanganan sungainya. Rencananya sungai di sebelah kanan, baru bisa dibangun jalan,” jelasnya.

Untuk memenuhi kebutuhan warga, pemerintah menyiapkan dapur umum serta jalur setapak yang kini dapat dilalui pejalan kaki dan sepeda motor. Perhatian khusus juga diberikan pada sektor pendidikan.

“Yang perlu kita backup adalah anak-anak sekolah. Tingkat PAUD hingga SMP masih di Tempur. Untuk SMA mungkin akan kita datangkan guru,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo mengapresiasi langkah cepat Pemprov Jateng dalam membantu warga Desa Tempur.

“Kami berterima kasih kepada Pak Gubernur dan Pak Wagub yang langsung turun ke Desa Tempur. Kehadiran beliau menjadi penguatan bagi kami dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan Pemkab Jepara terus berkolaborasi dengan Pemprov Jateng, TNI-Polri, relawan, dan unsur terkait untuk mempercepat penanganan.

“Kami memastikan penanganan tidak hanya pada pembukaan akses jalan, tetapi juga kebutuhan warga, terutama anak-anak sekolah, kesehatan, dan keamanan lingkungan,” ujarnya.

Menurutnya, fokus utama saat ini adalah pemulihan akses dan memastikan aktivitas warga tetap berjalan.

“Kami siap menambah dukungan apabila situasi masih membutuhkan penanganan lanjutan,” tambahnya. (ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *