Tiga Kasus Campak dan Rubella Ditemukan di Grobogan, Dinkes Lakukan Pelacakan

Kepala Dinkes Grobogan, Djatmiko. (Istimewa)

Grobogan, Lintasmuria.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan mencatat tiga kasus positif campak dan rubella setelah melakukan uji laboratorium terhadap 67 sampel yang dikirim untuk pemeriksaan konfirmasi.

Kepala Dinkes Grobogan, Djatmiko, menjelaskan bahwa dari seluruh sampel yang diperiksa, dua di antaranya terkonfirmasi positif rubella dan satu lainnya positif campak.

Dua kasus rubella masing-masing ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Kradenan I dan Puskesmas Ngaringan. Sementara satu kasus campak berasal dari wilayah kerja Puskesmas Karangrayung I.

“Dari 67 sampel yang kami kirimkan untuk pemeriksaan laboratorium, tiga sampel terkonfirmasi positif, terdiri atas dua rubella dan satu campak,” ujarnya, kemarin

Menurut dia, seluruh pasien yang dinyatakan positif telah mendapatkan perawatan sesuai standar medis dan kini berada dalam pemantauan petugas kesehatan.

Sebagai langkah antisipasi, Dinkes bersama jajaran puskesmas langsung melakukan pelacakan kontak erat guna menekan risiko penularan. Orang-orang yang sempat berinteraksi dengan pasien juga dipantau secara berkala.

Djatmiko mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada dengan mengenali gejala campak dan rubella, seperti demam, ruam kemerahan pada kulit, batuk, pilek, hingga mata merah.

Ia juga menekankan pentingnya imunisasi campak dan rubella (MR) bagi anak-anak sesuai jadwal. “Imunisasi merupakan cara paling efektif untuk mencegah penularan serta menghindari potensi Kejadian Luar Biasa (KLB),” katanya.

Dinkes memastikan akan terus memantau perkembangan situasi dan memperkuat koordinasi dengan seluruh fasilitas layanan kesehatan di Grobogan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kasus tambahan. (Red)

Exit mobile version