Kudus, Lintasmuria.com – Empat warga Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, diduga menjadi korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di Laut Jawa, Minggu (13/9) dini hari. Hingga kini, keluarga masih menunggu kepastian terkait keberadaan mereka.
Keempat warga tersebut yakni kakak beradik Yusuf Fachrizal (37) dan M. Adam Assegaf (20), warga Desa Demangan, Kecamatan Kota. Dua warga lainnya yakni Rizki Ananta Agusena, warga Desa Margorejo, Kecamatan Dawe, serta Kumaedi, warga Desa Jekulo, Kecamatan Jekulo.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memastikan akan membantu keluarga korban, terutama dalam memperoleh informasi terbaru mengenai proses pencarian hingga evakuasi apabila korban ditemukan.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan, pihaknya akan meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus berkoordinasi dengan tim terkait di lokasi kejadian untuk memastikan perkembangan pencarian empat warga Kudus tersebut.
“Nanti dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus yang akan berkoordinasi dengan tim terkait di lokasi kejadian untuk memastikan perkembangan pencarian empat warga Kudus yang diduga menjadi korban tenggelamnya Kapal Virgo di Laut Jawa. Karena ini menyangkut bencana, biasanya ditangani Basarnas dan BNPB,” kata Sam’ani saat mengunjungi keluarga korban, kemarin.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga korban. Salah satu keluarga yang dikunjungi adalah orang tua Yusuf dan Adam di Desa Demangan.
Yusuf dan Adam diketahui bekerja sebagai sopir dan kernet truk ekspedisi yang membawa barang dari Surabaya menuju Banjarmasin. Keduanya menumpang KM Virgo Transport 8 dalam perjalanan tersebut.
Sam’ani memastikan Pemkab Kudus siap membantu apabila korban ditemukan dan jenazah perlu dipulangkan ke rumah duka.
“Siap bantu, total,” ujarnya.
Pemkab Kudus juga akan mengecek kemungkinan hak maupun jaminan ketenagakerjaan yang dapat diterima keluarga korban. Pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan perusahaan tempat korban bekerja serta BPJS Ketenagakerjaan.
“Kami juga akan berkomunikasi dengan perusahaan yang memberikan pekerjaan. Sampai di mana, nanti kami cek langsung dan berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.
Sementara itu, Titin Safitri, ibu Yusuf dan Adam, tak kuasa menahan tangis saat menerima kunjungan Bupati Kudus. Keluarga hingga kini belum mendapatkan kepastian mengenai keberadaan kedua anaknya.
Adik korban bersama istri Yusuf juga telah berada di Banjarmasin sejak Minggu (13/9) untuk mendapatkan informasi mengenai proses pencarian. Sebelumnya, keluarga sempat menuju Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan ke Banjarmasin.
“Kedua anak saya sudah terdaftar di manifes atau dokumen muatan resmi. Saya masih berharap dan berdoa, semoga Allah SWT memberikan keselamatan keduanya,” ujar Titin Safitri didampingi menantunya.
Sebelum berangkat, Adam juga sempat berpamitan dan meminta doa keselamatan kepada keluarga karena akan mengantar barang bersama kakaknya.
Hingga kini, keluarga empat warga Kudus tersebut masih menunggu perkembangan proses pencarian dan berharap seluruh korban segera ditemukan. (Red)

















