Raup 31 Suara, Yudha Rachmawan Menangi PAW Kades Genjahan Blora

Rekapitulasi suara PAW Kades Genjahan, Blora. (Istimewa)

Blora, Lintasmuria.com – Yudha Rachmawan terpilih sebagai Kepala Desa Genjahan, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, melalui Pemilihan Antar Waktu (PAW) yang digelar di Balai Desa Genjahan.

Calon kepala desa nomor urut 2 tersebut memperoleh 31 suara. Yudha mengungguli dua calon lainnya, yakni Yulis Setyo Budi yang mendapatkan 20 suara dan Agus Legowo dengan perolehan lima suara.

Proses pemungutan suara melibatkan sejumlah unsur masyarakat, di antaranya tokoh masyarakat dan tokoh agama. Penghitungan suara selesai sekitar pukul 10.30 WIB.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Blora Yayuk Windrati mengatakan, PAW perlu dilakukan karena masa jabatan Kepala Desa Genjahan masih cukup panjang. Jika kekosongan jabatan hanya diisi oleh penjabat (Pj), maka masa penugasannya akan berlangsung cukup lama.

“Jabatannya satu periode, ini nanti sampai 2031,” jelasnya.

Selain Desa Genjahan, pelaksanaan PAW kepala desa juga berlangsung di Desa Sitirejo, Kecamatan Tunjungan.

Usai ditetapkan sebagai calon terpilih, Yudha menyampaikan bahwa hasil pemilihan tersebut merupakan amanah yang harus dijalankan bersama masyarakat. Ia berharap perbedaan pilihan selama proses PAW tidak berlanjut menjadi persoalan di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah Ini rezeki dari Allah,” ujarnya.

Yudha mengatakan, keterbukaan akan menjadi salah satu perhatian dalam menjalankan pemerintahan desa. Ia ingin masyarakat memiliki ruang lebih besar untuk menyampaikan aspirasi sekaligus terlibat dalam menentukan pembangunan dan program desa.

Menurutnya, kebijakan pemerintah desa harus berangkat dari kebutuhan masyarakat, bukan hanya keputusan dari pemerintah desa.

“Usulan dari bawah, bukan dari atas,” tegasnya.

Selain transparansi, pemerataan bantuan juga menjadi perhatian Yudha. Ia berkomitmen agar bantuan yang disalurkan pemerintah desa diberikan secara adil dan tepat sasaran, terutama kepada warga yang memang membutuhkan.

Yudha juga berencana mengembangkan potensi lokal Desa Genjahan, khususnya di bidang kesenian dan kepemudaan. Menurutnya, desa tersebut memiliki cukup banyak pelaku seni yang selama ini menjadi bagian dari potensi masyarakat.

“Salah satunya seniman krawitan dan sinden tayub yang berada di Dukuh Klampok,” katanya.

Di sisi lain, persoalan kekeringan di Dukuh Klampok menjadi pekerjaan yang juga ingin segera diperhatikan. Yudha menyebut keterbatasan sumber mata air masih menjadi persoalan bagi warga di wilayah tersebut.

“Untuk sumber air di Dukuh Klampok, tentunya nanti akan bersinergi dengan pemerintah daerah,” pungkasnya. (Syae)

Exit mobile version