Grobogan, Lintasmuria.com – Pembangunan gerai Kopdes Merah Putih di Kabupaten Grobogan, ditargetkan hadir di seluruh 280 desa dan kelurahan. Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop UKM) Grobogan kini mempercepat penyiapan sumber daya manusia (SDM) agar pengelolaan gerai dapat berjalan optimal.
Sekretaris Dinkop UKM Grobogan, Muflih Yusuf, mengatakan pihaknya terus mempersiapkan para pengelola melalui berbagai pelatihan.
“Kami terus menyiapkan SDM melalui berbagai bimbingan teknis (bimtek). Harapannya, begitu gerai Kopdes siap, para pengurusnya benar-benar siap juga,” jelas Muflih, dikutip dari Murianews, Jumat (14/11/2025).
Sejak SK pembentukan Kopdes terbit pada pertengahan 2025, Dinkop UKM telah menggelar sejumlah agenda pembinaan.
“Kami targetnya pengurus punya kemampuan praktis untuk menjalankan koperasi,” lanjutnya.
Sebelumnya, Desa Teguhan, Kecamatan Grobogan, menjadi lokasi peletakan batu pertama pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Kepala Desa Teguhan, Karsono, menyebut desanya dipilih karena memiliki lahan memadai dan lokasi strategis. Gerai tersebut akan digunakan untuk berbagai usaha, seperti penjualan pupuk, gas elpiji, apotek, hingga klinik.
Kabid Perkoperasian Dinkop UKM Grobogan, Nur Ikhsan, menjelaskan ada tujuh desa yang terpilih pada tahap awal pembangunan. Ketujuh desa tersebut yakni Teguhan dan Putatsari di Kecamatan Grobogan; Ngembak di Kecamatan Purwodadi; Katong di Kecamatan Toroh; Karangharjo di Kecamatan Pulokulon; Jatilor di Kecamatan Godong; serta Karangsari di Kecamatan Brati.
“Tahap pertama, 800 gerai peletakan batu pertama. Ini bertahap pembangunan gerai dan fasilitas fisik pendukung sarana operasional koperasi desa atau kelurahan Merah Putih,” terangnya. (Red)


















