Rembang, Lintasmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Sumber, pada Kamis (6/3/2025). Dalam forum tersebut, masyarakat mengajukan 113 usulan pembangunan yang didominasi oleh pembangunan infrastruktur seperti jembatan, jalan, tebing sungai, dan drainase.
Bupati Rembang, H. Harno, yang menghadiri Musrenbang tersebut menegaskan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini masih belum stabil. Ia mengacu pada arahan Presiden Republik Indonesia agar pemerintah daerah melakukan efisiensi anggaran.
“Usulan yang ada akan diprioritaskan sesuai urgensinya, terutama karena masih ada kebutuhan wajib dan prioritas yang belum teranggarkan dalam APBD, dengan total sekitar Rp200 miliar,” ujarnya.
Harno juga menjelaskan bahwa dalam beberapa hari ke depan, pihaknya bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) akan mengevaluasi usulan yang masuk. “Nanti akan saya bedah lagi dengan Bappeda. Minggu, Senin, Selasa harus sudah selesai,” ujarnya.
Selain itu, Harno juga menekankan pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai solusi, tetapi dengan tetap mempertimbangkan kondisi masyarakat. “Langkah yang harus kita ambil adalah menaikkan PAD tanpa memberatkan masyarakat,” ujarnya.
Musrenbang juga digelar di Kecamatan Sulang dan Lasem. Di Sulang, Musrenbang dihadiri oleh Wakil Bupati Rembang, M. Hanies Cholil Barro’, sedangkan di Lasem dihadiri oleh Sekretaris Daerah. (Bas)


















