Semarang, Lintasmuria.com – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Saleh, menegaskan perlunya pemberdayaan penyandang disabilitas secara menyeluruh dalam berbagai sektor kehidupan. Menurutnya, fokus utama adalah menciptakan layanan publik yang inklusif dan mudah diakses oleh semua kalangan termasuk penyandang disabilitas.
Dalam keterangannya, Mohammad Saleh menyampaikan bahwa selama ini penyandang disabilitas seringkali mengalami kendala saat mengakses berbagai fasilitas dan layanan pemerintah. Oleh karena itu, ia mendorong agar pemerintah daerah dan unsur terkait mengedepankan prinsip inklusivitas dalam perencanaan dan pelaksanaan kebijakan.
“Pemberdayaan penyandang disabilitas bukan hanya soal memberi fasilitas fisik, melainkan memastikan bahwa mereka mendapatkan kesempatan yang sama dalam memperoleh layanan publik. Kita harus memastikan aksesibilitas dari segi transportasi, komunikasi, hingga pelayanan administrasi terpenuhi dengan baik,” ujar Mohammad Saleh.
Ia menambahkan bahwa DPRD Jawa Tengah berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan yang ramah bagi penyandang disabilitas.
“Kami di DPRD akan terus mendorong pemerintah agar menyediakan sarana-prasarana yang mendukung, misalnya akses jalan khusus, kursi roda, hingga pelatihan bagi pelayanan publik agar paham kebutuhan khusus disabilitas,” tegasnya.
Lebih lanjut, Mohammad Saleh juga berharap masyarakat umum semakin peka dan memberikan dukungan bagi penyandang disabilitas agar mereka terintegrasi penuh dalam kehidupan sosial dan ekonomi.
“Pemberdayaan harus menjadi gerakan bersama, bukan hanya tugas pemerintah saja,” katanya. (Adv)


















