Blora, Lintasmuria.com – Ketua Pimpinan Cabang Satuan Relawan Indonesia Raya (SATRIA) Kabupaten Blora yang juga kader serta pengurus Partai Gerindra, Lanova Chandra Tirtaka, mengecam pernyataan Budi Arie Setiadi yang beredar luas melalui unggahan video di media sosial.
Chandra menilai narasi maupun konten dalam video tersebut tidak mencerminkan etika politik yang santun dan berpotensi memicu kegaduhan di tengah masyarakat. Menurutnya, sebagai figur publik yang berada dalam lingkar pemerintahan dan politik nasional, Budi Arie seharusnya lebih bijak dalam menyampaikan pernyataan di ruang terbuka.
“Sebagai bagian dari kader Partai Gerindra dan jajaran pimpinan organisasi sayap SATRIA di daerah, kami merasa tersinggung dan keberatan atas pernyataan yang dikeluarkan oleh Budi Arie dalam video tersebut. Pernyataan tersebut dinilai mencederai semangat persatuan dan tidak sejalan dengan komitmen politik santun yang terus digaungkan oleh kepemimpinan nasional,” ujar Chandra, Kamis (25/8/2026).
Politisi muda Partai Gerindra tersebut menegaskan, perbedaan pandangan dalam politik merupakan hal yang wajar. Namun, menurut dia, penyampaian pendapat tetap harus mengedepankan etika, tanggung jawab, serta menjaga persatuan di tengah masyarakat.
“Jangan sampai pernyataan yang disampaikan di ruang publik justru menimbulkan kegaduhan dan memperkeruh suasana. Kami berharap semua pihak dapat menjaga komunikasi politik agar tetap santun dan konstruktif,” katanya.
Atas polemik tersebut, Chandra meminta Budi Arie memberikan klarifikasi secara terbuka terkait pernyataannya. Ia juga meminta agar yang bersangkutan menyampaikan permohonan maaf apabila pernyataan tersebut telah menimbulkan keresahan atau keberatan di tengah masyarakat.
“Kami meminta agar bersangkutan segera memberikan klarifikasi serta menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas kegaduhan yang ditimbulkan dari pernyataannya,” tegasnha
Lebih lanjut, Chandra mengimbau seluruh pengurus, kader SATRIA, serta simpatisan di Kabupaten Blora untuk tidak terpancing dan tetap menjaga situasi daerah agar kondusif.
“Kami mengimbau seluruh jajaran SATRIA dan kader di Blora tetap tenang, menjaga kondusivitas, dan tegak lurus mengawal arahan serta garis perjuangan partai di bawah kepemimpinan nasional,” pungkasnya.
Doketahui, dalam video yang beredar di media sosial, Budi Arie terlihat berbicara dalam sebuah forum di samping Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Dalam rekaman tersebut, Budi Arie menyampaikan pandangan pribadinya kepada Jokowi mengenai kemungkinan perubahan politik yang terjadi lebih cepat dari jadwal Pemilu 2029.
“Tetapi saya ingin sampaikan, tadi saya sudah bisik ke Pak Jokowi, ‘Pak, kok insting saya ini lebih cepat dari 2029?’ Apakah kita mau? Belum tentu kita mau. Kita masih ngomong pemilu 2029, pemilu 2029. Kalau terjadi percepatan gimana? Kita siap nggak?” ujar Budi Arie dalam video tersebut. (Red)


















