Pati, Lintasmuria.com – Polresta Pati mendalami laporan dugaan pencabulan terhadap seorang santriwati di salah satu pondok pesantren (ponpes) di Desa Talun, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati.
Kasatreskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadian Widya Wiratama, mengatakan laporan telah disampaikan oleh keluarga korban. Polisi saat ini masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap peristiwa tersebut.
“Saat ini sudah ada laporan dari pihak keluarga dari korban dan kita sedang melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut,” kata Dika, Rabu (9/9/2026).
Dika menyebut korban merupakan warga luar Kabupaten Pati yang sedang menempuh pendidikan di pesantren tersebut.
“Korban orang luar Pati yang menempuh pendidikan pesantren di wilayah Pati,” ujarnya.
Hingga kini, polisi baru menerima laporan dari satu korban. Namun, kepolisian masih membuka kemungkinan adanya pengembangan dalam perkara tersebut.
“Untuk saat ini kita masih proses pemeriksaan. Tentunya jika dimungkinkan atau nanti ada pengembangan, pasti kita lakukan tindakan lebih lanjut,” jelasnya.
Polresta Pati juga berencana membuka posko pengaduan. Posko tersebut disiapkan bagi korban lain yang mengalami dugaan peristiwa serupa agar dapat melapor kepada kepolisian.
“Nanti kami akan membuka posko aduan bagi korban yang mengalami peristiwa yang sama tersebut bisa speak up untuk mengadukan hal tersebut ke Polresta Pati,” kata Dika.
Polisi masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap laporan tersebut. (Red)
