Rembang, Lintasmuria.com – Warga dan pedagang mengeluhkan tumpukan sampah yang ada di Pasar Lasem, tepatnya di Desa Gedongmulyo, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang. Saking banyaknya tumpukan sampah higga menimbulkan bau tak sedap.
Salah satu warga setempat, Irawan menyampaikan sampah di Pasar Lasem tidak diangkut sudah sebulan lamanya. Makanya tidak heran tumpukannya sampai mengunung, karena saking banyaknya.
“Sudah sebulan sejak lebaran kondisi seperti itu (menumpuk),” katanya, Jumat (2/5/2025).
Ia pun berharap segera ada penanganan. Karena, menurutnya sudah sangat mengganggu. Apalagi lokasinya yang berada dekat dengan perumahan warga.
“Segeralah ditangani, baunya mengganggu yang lewat dan warga sekitar,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan salah satu pedagang, Tri. Menurutnya, sampah di Pasar Lasem tidak diangkut sejak sebelum lebaran. Padahal, katanya, para pedagang masih rutin membayar iuran sampah.
“Ini ada iuran sampah dari pedagang, tapi kami juga tidak tahu kenapa pengangkutan sampah tidak rutin,” terangnya.
Diketahui, tumpukan sampah di Pasar Lasem banyak berisi buah dan sayur yang membusuk. Juga terdapat sampah anorganik yang jumlahnya sangat banyak hingga menggunung. Beberapa kali nampak sampah dibakar oleh petugas untuk mengurangi volume sampah. (Red)


















