Pemkab Kudus Targetkan Seluruh Proyek Fisik Rampung Pertengahan Desember 2025

Avatar photo
Pengerjaan jalan di Kudus. (Istimewa)

Kudus, Lintasmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, menargetkan seluruh proyek fisik yang tengah dikerjakan—mulai dari peningkatan jalan hingga pembangunan gorong-gorong—dapat diselesaikan pada pertengahan Desember 2025. Total anggaran yang digelontorkan untuk proyek tersebut mencapai sekitar seratus miliar rupiah.

“Kami berharap sebelum akhir tahun anggaran 2025 bisa selesai. Setidaknya jika memungkinkan pada pertengahan Desember 2025 bisa selesai semua,” kata Bupati Kudus Sam’ani Intakoris di Kudus, Jumat (29/11/2025)

Proyek-proyek tersebut dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus, mencakup perbaikan jalan serta pembangunan dan rehabilitasi gorong-gorong di berbagai titik. Sebagian besar kegiatan tersebut menggunakan dana dari APBD Perubahan 2025.

Salah satu pekerjaan yang menjadi perhatian adalah overlay atau pelapisan ulang sejumlah ruas Jalan Ahmad Yani Kudus dengan nilai kontrak Rp3,5 miliar. Sam’ani memastikan progres pembangunan berjalan baik.

“Ini untuk overlay di jalan-jalan kabupaten yang dilaksanakan Dinas PUPR, berjalan lancar dan baik. Semoga di akhir masa anggaran sudah selesai. Kalau bisa pertengahan Desember 2025 selesai,” ujarnya.

Ia berharap pekerjaan tersebut segera memberikan dampak langsung bagi masyarakat. “Jalannya mulus, transportasi lancar, dan ekonomi berjalan lancar dan baik,” jelasnya.

Selain Jalan Ahmad Yani, peningkatan infrastruktur juga dilakukan di sejumlah lokasi lain, seperti Jalan Agil Kusumadya, saluran di Jalan Subhan ZE, Jalan Kudus–Jepara, Jalan Dersalam, Jalan Asnawi, dan Jalan Peganjaran.

“Mudah-mudahan semua bisa selesai dan bermanfaat maksimal,” tambahnya.

Berdasarkan data Dinas PUPR Kabupaten Kudus, perbaikan jalan tersebar di 43 titik dengan total anggaran Rp63 miliar. Adapun pembangunan dan perbaikan 63 paket pekerjaan gorong-gorong dari APBD Murni maupun APBD Perubahan 2025 menelan biaya Rp37,64 miliar. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *