BLORA, Lintasmuria.com – Bertahun-tahun hanya sekadar menjadi wacana, kini rencana peresmian nama Jalan Pramoedya di Kabupaten Blora nampaknya akan segera terwujud.
Jalan yang saat ini bernama Jalan Sumbawa tersebut merupakan akses menuju rumah di masa kecil sastrawan besar Indonesia, yakni Pramoedya Ananta Toer, yang kini dihuni oleh adiknya, yaitu Soesilo Toer.
Perubahan nama jalan ini sebetulnya sudah diusulkan dan diajukan sejak lama oleh Soesilo Toer, yaitu saat kepemimpinan Bupati Blora Djoko Nugroho.
Pada masa kepemimpinan Bupati Blora Joko Nugroho inilah gagasan tersebut disampaikan saat acara haul Pramoedya, sebagai bentuk penghargaan atas karya-karya sastrawan (Pramoedya Ananta Toer) yang telah mengharumkan nama Indoneisia di kancah internasional. Namun, hingga kini rencana tersebut belum terealisasi.
Harapan tersebut kini semakin dekat menjadi kenyataan.
Pemerintah Kabupaten Blora berencana meresmikan Jalan Pramoedya pada Februari 2025, bersamaan dengan peringatan satu abad kelahiran Pramoedya Ananta Toer.
Bupati Blora Arief Rohman mengatakan bahwa persiapan untuk peringatan besar ini telah dimulai. Berbagai pihak telah dilibatkan melalui serangkaian rapat koordinasi guna memastikan kesuksesan acara tersebut.
“Salah satu agenda utama adalah peresmian Jalan Pramoedya. Ini sudah menjadi wacana lama, dan sekarang kami berusaha mewujudkannya. Selain itu, akan ada berbagai kegiatan lain yang mendukung peringatan ini,” ungkap Arief.
Arif juga menambahkan bahwa rangkaian acara akan digelar selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Februari 2025. Acara tidak hanya melibatkan tokoh-tokoh nasional, tetapi juga mengundang sejumlah figur internasional yang mengapresiasi karya Pramoedya.
Sebagai bagian dari persiapan, putri Pramoedya Ananta Toer telah melakukan kunjungan ke Blora untuk berkoordinasi dengan panitia.
“Beliau sudah bertemu dengan tim penyelenggara dan pihak terkait. Semua sedang dimatangkan,” tambah Arief.
Bupati Blora juga berencana mengundang Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, untuk hadir dalam peringatan bersejarah ini.
Kehadiran tokoh nasional diyakini dapat meningkatkan perhatian terhadap acara tersebut, sekaligus memberikan penghargaan lebih besar kepada warisan Pramoedya Ananta Toer.
Dengan peresmian Jalan Pramoedya, kami berharap dapat memperkuat identitas budaya lokal sekaligus mengenalkan nilai-nilai perjuangan dan kemanusiaan yang selama ini menjadi tema besar karya-karya Pramoedya Ananta Toer.
