Rembang, Lintasmuria.com – Gedung Perpustakaan Umum Pemkab Rembang yang baru, di pinggir jalur Pantura Desa Kabongan Lor ke arah timur dari alun-alun Rembang, akhirnya buka pada hari Sabtu dan Minggu.
Kepala Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan menyatakan per hari Sabtu, 11 Januari 2025 sudah buka melayani masyarakat yang ingin bberkunjung ke perpustakaan.
Jam operasional Sabtu dan Minggu, antara pukul 08.00 pagi sampai dengan 15.30 Wib.
“Sabtu Minggu sama seperti hari aktif dari Senin sampai Kamis, juga mulai jam delapan pagi sampai setengah empat sore. Khusus hari Jum’at, dari jam delapan pagi sampai sebelas siang,” jelas sholchan.
Sholchan menambahkan pihaknya telah merencanakaan pembukaan Perpustakaan Umum di hari Sabtu dan Minggu. Tapi sejumlah hal teknis harus dipersiapkan lebih dulu, termasuk menyesuaikan jadwal kerja para pegawai.
“Kita tidak ada anggaran untuk lembur, jadi temen-temen kita ajak komunikasi untuk mengganti hari libur. Yang semula hari liburnya Sabtu dan Minggu, bisa dialihkan ke hari yang lain,” ungkap Sholchan.
Telan 10 Miliar
Kebijakan baru tersebut mendapatkan respon positif dari masyarakat. Hikmah, pegiat literasi dari Komunitas Lentera Kisik Kragan menyambut baik Perpustakaan Umum buka pada Sabtu dan Minggu.
“Artinya masyarakat bisa mengisi waktu di hari libur dengan datang ke perpustakaan yang baru,” ujarnya.
Sebelumnya, Perpustakaan Umum yang semula berada di bangunan cagar budaya depan Taman Kartini, kini menempati gedung baru senilai hampir Rp 10 Miliar di Desa Kabongan Lor ke arah timur dari alun-alun Rembang.
Awalnya buka Senin-Jum’at saja. Banyak pihak menyarankan Sabtu dan Minggu tetap buka, supaya lebih memudahkan masyarakat, terutama dari kalangan pelajar dan pekerja yang ingin datang ke perpustakaan, dikarenakan hari tersebut merupakan hari libur. (Red)
