Pati, Lintasmuria.com – Kampung Ramadan Sumohadiwijayan di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati ramai dikunjungi masyarakat. Tampak ratusan pengunjung yang mayoritas santri memadati stan-stan pedagang.
Ketua Panitia Kampung Ramadan Sumohadiwijayan Muhammad Sholihul Millah mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap satu tahun sekali yang dilaksanakan di area sekitar Balai Desa Kajen Kecamatan Margoyoso.
“Kampung Ramadan Sumohadiwijayan dilakukan selama 15 hari, dari mulai tanggal 1 sampai 15 Ramadan,” katanya, Sabtu (8/3/2025).
Ia menyebut ada puluhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ikut menggelar stan.
“Adapun UMKM yang ikut meramaikan kampung ramadan ada sejumlah 50 stan,” ujarnya.
Pelaku UMKM yang berjualan, kata dia, kebanyakan berasal dari luar Desa Kajen. Contohnya dari Bulumanis, Ngemplak hingga Waturoyo Kecamatan Margoyoso.
“Ada yang dari Bulumanis, Ngemplak, Waturoyo, dan sekitarnya. Ada juga yang dari luar Margoyoso, seperti Wedarijaksa, terus Asempapan,” jelasnya.
Dia melanjutkan Kampung Ramadan tahun ini ada desain baru dengan memakai tenda kerucut. Selain itu pernak-pernik menggunakan bahan bekas.
“Jumlah stan yang ada di Kampung Ramadan 2025 berjumlah 50 stand. Yang 25 stand memakai tenda dan non tenda 25,” katanya.
Hadirnya kampung ramadhan ini, kata dia, dapat memikat daya tarik masyarakat untuk berkunjung mulai dari berfoto hingga mencicipi kuliner.
“Kebanyakan anak pondok, sisanya itu dari Desa-desa sekitar, seperti Waturoyo, Ngemplak,” tandasnya. (Red)


















