Semarang, Lintasmuria.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong percepatan transformasi digital di wilayahnya. Salah satu langkah strategis yang kini tengah digagas adalah penyediaan layanan internet gratis di 505 desa yang selama ini belum terjangkau jaringan internet atau blank spot.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, menyambut positif program tersebut. Ia menilai penyediaan internet gratis di desa-desa tertinggal sangat penting sebagai upaya pemerataan akses informasi dan teknologi di seluruh wilayah Jawa Tengah.
“Internet di desa bukan sekadar fasilitas, tapi kebutuhan. Dengan akses internet, masyarakat desa bisa lebih mudah mendapatkan layanan pendidikan, kesehatan, hingga membuka peluang usaha baru secara digital,” jelas Saleh.
Ia menegaskan bahwa DPRD Jawa Tengah sepenuhnya mendukung program ini, yang menurutnya sejalan dengan visi memperkuat infrastruktur digital sebagai pondasi pembangunan daerah.
“Infrastruktur digital adalah kunci agar desa tidak tertinggal dan bisa maju bersama kota. Ini langkah penting untuk membangun Jawa Tengah yang lebih merata,” tambahnya.
Lebih jauh, Saleh menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor agar program internet gratis ini berjalan optimal. Ia meminta pemerintah daerah dan masyarakat turut aktif mengawasi sekaligus berpartisipasi dalam implementasi program.
“Partisipasi masyarakat sangat diperlukan agar manfaat internet gratis ini benar-benar dirasakan warga desa. Jangan sampai ada desa yang tidak tersentuh,” ujarnya.
Menurut Saleh, akses internet di desa akan membuka jalan bagi pengembangan UMKM lokal. Ia optimistis pelaku usaha kecil di desa dapat memperluas pasar mereka hingga ke tingkat nasional, bahkan global.
“Internet akan membantu UMKM di desa untuk berkembang. Produk-produk lokal bisa dipasarkan lebih luas, yang pada akhirnya akan mendongkrak ekonomi desa dan membuka lapangan kerja baru,” jelasnya.
Selain mendukung internet gratis, Mohammad Saleh juga mengaitkan program ini dengan inisiatif lain yang sedang digencarkan DPRD, seperti program bantuan sepatu untuk pelajar dan pemberian susu gratis sebagai bagian dari upaya menekan angka stunting.
“Semua program ini kami rancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Jawa Tengah. Internet gratis akan memperkuat itu,” pungkasnya. (Adv)
