11.778 Anak di Grobogan Tidak Sekolah, Dinas Pendidikan: Berbagai Upaya Sudah Kami Lakukan

Avatar photo
Anak Tidak Sekolah. (Istimewa)

Grobogan, Lintasmuria.com – Dinas Pendidikan Grobogan mencatat ada 11.778 anak tidak sekolah (ATS) per awal Agustus 2025.

Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan, Sutomo, mengatakan angka tersebut menunjukkan program pengentasan ATS masih perlu diperkuat, terutama lewat keterlibatan lintas sektor.

“Berbagai upaya sudah kami lakukan, termasuk pemetaan bersama pemerintah pusat,” ujarnya, Jumat (8/8/2025).

Ia menuturkan bahwa pada Mei 2024, Grobogan menjadi daerah percontohan kerja sama UNICEF dan Pusdatin Kemendikbudristek. Pemetaan dilakukan di enam desa: Putat (Purwodadi), Tambirejo (Toroh), Jatilor (Godong), Tanggungharjo (Tanggungharjo), Tambahrejo (Wirosari), dan Kradenan (Kradenan).

Dari program itu, terdata 18.054 ATS, mulai dari anak putus sekolah, lulus tapi tidak melanjutkan, hingga yang belum pernah sekolah. Hasil verifikasi menunjukkan 4.356 anak kembali bersekolah, 13.697 masih memerlukan intervensi, dan satu anak belum terverifikasi.

“Masalah ini bukan cuma soal pendidikan. Ada faktor sosial, ekonomi, administrasi kependudukan, dan kondisi keluarga yang perlu ditangani menyeluruh. Semua OPD harus terlibat,” tegas Sutomo. (Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *