Batang, Lintasmuria.com – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong pondok pesantren untuk turut berperan dalam pembangunan sektor industri dan pertanian di Jawa Tengah.
Menurutnya, langkah ini penting untuk mendukung Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025–2045 yang memiliki visi “Jawa Tengah sebagai Penumpu Pangan dan Industri Nasional yang Maju, Sejahtera, Berbudaya, dan Berkelanjutan.”
“Jawa Tengah memiliki visi besar sebagai penopang pangan dan industri nasional. Dibutuhkan peran dari semua pihak, termasuk pondok pesantren,” ujar Saleh saat menghadiri Haflah Khotmil Quran dan Haul Syeikh Abdul Qodir Al Jaelani di Ponpes Bahriyatul Asror Bandar, Kabupaten Batang, baru-baru ini.
Saleh menegaskan, pondok pesantren tidak boleh hanya berfokus pada pendidikan agama, tetapi juga perlu menyesuaikan diri dengan kebutuhan zaman. Dengan jumlah santri dan jaringan alumni yang luas, pesantren dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung pengembangan sektor pertanian dan industri.
“Kita tahu bahwa Jawa Tengah ini salah satu penghasil atau produksi padi terbesar kedua di Indonesia. Dan Jawa Tengah surplus padi rata-rata hampir 2 juta ton setiap tahun,” ungkap Ketua DPD Golkar Jateng tersebut.
Selain sektor pertanian, Jawa Tengah juga memiliki banyak kawasan industri yang menjadi penopang investasi dan penciptaan lapangan kerja. Salah satunya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang yang disebut menjadi motor penggerak investasi nasional.
“Jawa Tengah ini harus seimbang, antara industri kaitannya dengan lapangan kerja dan pertanian yang berkaitan dengan produksi padi, jagung, dan lain sebagainya yang menopang ketahanan pangan kita,” tambahnya.
Untuk itu, Saleh mendorong pondok pesantren agar menjalin kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan guna menyiapkan sumber daya manusia berkualitas di bidang industri dan pertanian.
“Kami tentu berpesan, ayo kita jaga produktivitas Jawa Tengah, sehingga apa yang sudah menjadi visi kami, kaitannya dengan industri dan pangan, bisa terwujud,” tegasnya. (Adv)
