Pati, Lintasmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati meresmikan renovasi Gelanggang Olahraga (GOR) Pesantenan Puri, Pati, pada Rabu (17/12/2025). Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Pati Sudewo didampingi Wakil Bupati Pati Risma Ardhi Chandra.
Dalam sambutannya, Bupati Sudewo menyampaikan bahwa peresmian tersebut merupakan hasil dari renovasi tahap pertama GOR Pesantenan.
“Kali ini kami melakukan peresmian renovasi GOR Pesantenan Puri di Kota Pati,” ujar Sudewo.
Ia menjelaskan, renovasi yang telah rampung saat ini merupakan tahap awal. Pemerintah daerah berencana melanjutkan renovasi tahap kedua pada tahun 2026, dengan fokus pada penataan lingkungan dan perluasan halaman di sisi barat atau belakang GOR.
“Renovasi ini adalah perbaikan GOR Pesantenan tahap pertama. Nanti di tahun 2026 akan kami lanjutkan di tahap kedua, utamanya penataan lingkungan dan perluasan halaman di sebelah barat atau belakang GOR Pesantenan. Nanti kami akan memakai lahan Perhutani ke baratnya kurang lebih 40 meter sehingga halaman ini lebih luas dan bisa mendukung kemegahan dan kenyamanan pemakaian GOR Pesantenan,” jelasnya.
Sudewo berharap GOR Pesantenan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat Kabupaten Pati, tidak hanya untuk kegiatan olahraga, tetapi juga seni dan budaya.
“Jadi kami berharap GOR Pesantenan ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Pati untuk melakukan ajang presentasi olahraga maupun seni dan budaya. Mudah-mudahan ini bisa berjalan sesuai harapan kita,” katanya.
Menurutnya, renovasi GOR Pesantenan telah memberikan dampak positif terhadap wajah Kota Pati. Ke depan, Pemkab Pati juga akan melanjutkan renovasi fasilitas publik lainnya.
“Satu gedung GOR Pesantenan ini sudah menambah kemegahan dan kemewahan Kota Pati. Insyaallah nanti kita lanjutkan renovasi Stadion Joyo Kusumo dan beberapa fasilitas yang lain yang akan merubah penampilan Kota Pati menjadi jauh lebih baik,” imbuh Sudewo.
Terkait anggaran, Sudewo mengungkapkan bahwa renovasi tahap pertama GOR Pesantenan menelan biaya sekitar Rp 6 miliar.
“Anggaran ini kurang lebih sekitar Rp 6 miliar. Dan untuk tahun berikutnya kami akan melanjutkan sekitar Rp 4,5 miliar untuk penataan halaman dan beberapa kios,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa kios-kios yang berada di kawasan GOR Pesantenan tidak akan digusur dan tetap dapat beraktivitas seperti biasa.
“Kios yang berada di GOR ini tidak akan kami gusur, masih berada dalam lingkungan ini dan masih bisa beraktivitas seperti biasa,” tegasnya. (Red)
