Rembang, Lintasmuria.com – Pemerintah Kabupaten Rembang melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sedang menelusuri data presensi Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2025 yang tercatat dalam sistem kepegawaian. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari pengawasan internal guna memperkuat kedisiplinan pegawai.
Dari hasil pencatatan awal, ditemukan sejumlah ASN dengan tingkat ketidakhadiran cukup tinggi. Namun demikian, data tersebut belum menjadi kesimpulan akhir karena masih dalam tahap verifikasi dan klarifikasi lebih lanjut.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BKD Rembang, Gunari, menjelaskan bahwa pihaknya tengah mencocokkan data sistem dengan kondisi sebenarnya di lapangan.
“Data ini menjadi dasar awal bagi kami. Saat ini, masih dalam tahap klarifikasi untuk memastikan apakah ketidakhadiran tersebut merupakan pelanggaran disiplin atau terdapat faktor administratif maupun kedinasan,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).
Menurutnya, ASN yang tercatat memiliki tingkat ketidakhadiran di atas batas ketentuan akan dipanggil untuk dimintai klarifikasi. Hasil dari proses tersebut nantinya akan menjadi acuan dalam menentukan langkah lanjutan sesuai aturan yang berlaku.
“Jika terbukti melanggar, tentu akan diproses sesuai ketentuan. Di sisi lain, kami juga melakukan pembenahan sistem presensi dan penguatan pengawasan agar ke depan lebih akurat dan akuntabel,” tegasnya.
Ia menambahkan, proses ini juga menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki tata kelola kepegawaian, khususnya terkait sistem presensi dan mekanisme pengawasan.
Selain itu, koordinasi antar organisasi perangkat daerah (OPD) turut diperkuat agar seluruh aktivitas kedinasan ASN dapat tercatat secara optimal dalam sistem.
“Kami di lintas OPD juga telah sepakat bahwa disiplin ASN merupakan aspek penting dalam menjaga kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu, selain penegakan aturan, pembinaan dan pengawasan juga terus diperkuat,” katanya.
Di tengah proses verifikasi yang masih berjalan, Pemerintah Kabupaten Rembang memastikan pelayanan publik tetap berlangsung normal dan tidak mengalami gangguan. (Red)
