Kudus Optimistis Naik ke KLA Madya, 24 Indikator Dikebut

Avatar photo
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kudus Endhah Endhayani saat meninjau Taman Bermain Anak di kompleks Taman Adipura, Jalan R. Agil Kusumadya. (Istimewa)

Kudus, Lintasmuria.com – Pemerintah Kabupaten Kudus menargetkan peningkatan peringkat Kabupaten Layak Anak (KLA) dari kategori Pratama menjadi Madya pada 2026. Upaya tersebut dilakukan dengan memenuhi seluruh persyaratan dan indikator yang telah ditetapkan pemerintah.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kudus Putut Winarno mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai langkah awal untuk merealisasikan target tersebut.

“Untuk merealisasikan target pada 2026 sebagai kabupaten layak anak dengan kategori madya, kami sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, termasuk instansi pemerintah di Kudus untuk ikut memberikan dukungan,” kata Putut di Kudus, Sabtu (14/2/2026).

Ia menjelaskan, kenaikan peringkat KLA membutuhkan dukungan penuh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terutama dalam memenuhi 24 indikator penilaian.

“Semua OPD perlu mendukung untuk pemenuhan hak anak maupun perlindungan anak di wilayah tugasnya masing-masing,” ujarnya.

Putut optimistis target tersebut dapat tercapai apabila seluruh OPD bersinergi dan bekerja maksimal. Saat ini, proses masih berada pada tahap bimbingan teknis sebelum dilakukan penilaian mandiri untuk mengetahui kekurangan yang perlu segera dilengkapi.

Di sisi lain, dukungan terhadap penyediaan fasilitas ramah anak juga menjadi perhatian. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kudus Endhah Endhayani meninjau Taman Bermain Anak di kompleks Taman Adipura, Jalan R. Agil Kusumadya.

Ia menilai sejumlah fasilitas masih perlu pembenahan, mulai dari wahana permainan hingga sarana pendukung lainnya.

“Permainan harus aman dan ramah anak, juga memiliki unsur edukasi. Selain itu taman harus ramah disabilitas,” ujarnya.

Beberapa fasilitas yang menjadi catatan antara lain perbaikan wahana permainan agar sesuai standar keamanan, penataan ulang pagar, perbaikan toilet, tempat duduk, keramik, kolam yang pompa airnya dilaporkan tidak berfungsi, serta peningkatan penerangan di area taman.

Ke depan, lokasi tersebut direncanakan dilengkapi pendamping serta pojok UMKM yang melibatkan pelaku usaha mikro bekerja sama dengan PKK. Dukungan OPD terkait dan lembaga sosial juga diharapkan untuk membantu perbaikan serta memastikan perawatan fasilitas berjalan berkelanjutan.

Adapun indikator yang harus dipenuhi untuk meraih status KLA Madya mencakup penguatan kelembagaan, pemenuhan hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan dan pemanfaatan waktu luang, serta perlindungan khusus anak. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *