Warga Kudus di Jakarta Bisa Mudik Gratis, Pemkab Siapkan 14 Bus

Pengecekan kelayakan bus penumpang yang menjalani uji kir (kelayakan) di kantor Dishub Kudus, Selasa (3/3/2026). (Istimewa)

Kudus, Lintasmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, menyiapkan sebanyak 14 armada bus untuk program mudik gratis bagi warga Kudus yang berada di Jakarta pada momentum Lebaran 2026.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, mengatakan jumlah armada yang disediakan tahun ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya menyediakan lima unit bus.

“Jumlah armada bus mudik yang kami sediakan meningkat signifikan. Jika tahun lalu mudik gratis hanya ada lima unit bus, maka tahun ini totalnya ada 14 bus,” ujar Sam’ani saat mengunjungi kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kudus, Selasa (3/3/2026), didampingi Kepala Dishub Kudus Mundir.

Menurut dia, penambahan armada tersebut dilakukan karena tingginya minat masyarakat Kudus yang merantau di luar daerah, khususnya di Jakarta, untuk mengikuti program mudik gratis.

Dari total 14 armada yang disiapkan, sebanyak 12 unit bus akan melayani keberangkatan pemudik dari Jakarta menuju Kudus. Sementara dua unit lainnya disediakan untuk mengangkut penumpang pada arus balik setelah Lebaran.

Penyediaan bus tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kudus dengan sejumlah pihak swasta yang turut mendukung program mudik gratis bagi masyarakat.

Sam’ani juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program tersebut.

“Atas nama Pemkab Kudus, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, khususnya swasta, yang telah membantu memfasilitasi masyarakat Kudus di Jakarta maupun luar daerah agar dapat mudik bersama ke Kudus,” katanya.

Ia menambahkan bahwa program ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat agar pemerintah daerah ikut berperan dalam mendukung kelancaran mudik Lebaran yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dishub Kudus Mundir menjelaskan bahwa proses pendaftaran peserta mudik gratis dilakukan melalui koordinasi dengan Forum Komunikasi Masyarakat Kudus (FKMK) di Jakarta.

Warga yang memiliki KTP Kudus dapat mendaftarkan diri melalui paguyuban tersebut. Setelah pendaftaran dibuka, kuota peserta langsung terpenuhi sehingga pendaftaran selanjutnya ditutup.

Mundir menambahkan bahwa proses verifikasi peserta dilakukan oleh FKMK untuk memastikan para pendaftar benar-benar merupakan warga Kabupaten Kudus.

“FKMK yang melakukan verifikasi terhadap nama-nama yang mendaftar,” ujarnya. (Red)

Exit mobile version