Blora, Lintasmuria.com – Kepala Desa Nglebak, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Eko Puryono, menegaskan bahwa pembangunan jalan rabat beton di wilayahnya merupakan murni hasil swadaya masyarakat tanpa campur tangan bantuan dari pemerintah daerah.
“Ini murni swadaya masyarakat. Ada yang menyumbang semen, tenaga, konsumsi, hingga bahan bakar. Semua kami catat secara terbuka, agar jelas siapa saja yang berkontribusi,” ujar Eko di Blora, Selasa.
Pernyataan tersebut sekaligus membantah anggapan bahwa pembangunan jalan pada ruas Menden–Megeri dan Getas–Kalikangkung mendapat bantuan langsung dari Bupati Blora. Menurut Eko, seluruh proses pembangunan digerakkan oleh inisiatif warga dengan dukungan para donatur.
Ia menjelaskan, pembangunan jalan yang telah berlangsung hampir satu bulan itu kini memasuki tahap kedua. Tahap pertama telah rampung, sementara tahap lanjutan direncanakan dilanjutkan setelah Lebaran.
Eko menyebut jalan yang diperbaiki merupakan ruas jalan kabupaten sepanjang sekitar 7 hingga 8 kilometer yang kondisinya rusak dan belum tertangani. Kondisi tersebut mendorong warga untuk berinisiatif melakukan perbaikan secara mandiri.
“Akses ini sangat vital bagi aktivitas ekonomi warga yang mayoritas petani, terutama untuk mengangkut hasil panen ke wilayah sekitar, termasuk ke Kabupaten Ngawi, Jawa Timur,” katanya.
Sebagai bentuk transparansi, Paguyuban RT Kalikangkung juga memasang papan informasi di lokasi proyek yang merinci seluruh bantuan serta penggunaan anggaran.
Eko merinci, bantuan material yang terkumpul meliputi 300 sak semen, 9 rit abu batu, dan 6 rit koral, serta material pendukung lain seperti kayu untuk bekisting dan bahan bakar solar.
Selain itu, terdapat dana tunai dari sembilan donatur sebesar Rp3.300.000. Sementara total pengeluaran operasional tercatat Rp3.870.000 yang digunakan untuk kebutuhan konsumsi, operasional alat, bahan bakar, hingga upah tenaga kerja.
“Dengan keterbukaan ini, warga bisa melihat langsung penggunaan bantuan, sehingga kepercayaan tetap terjaga,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman mengapresiasi semangat gotong royong warga Desa Nglebak dalam membangun infrastruktur secara mandiri.
“Ini luar biasa. Semangat kebersamaan seperti ini harus terus dijaga. Pemerintah daerah tentu akan hadir memberikan dukungan,” ujar Arief.
Ia menyebut pemerintah daerah telah memberikan bantuan awal berupa material seperti grosok dan semen, serta akan mengupayakan dukungan lanjutan melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU).
“Jika memungkinkan akan dianggarkan pada perubahan APBD 2026 atau paling lambat 2027,” katanya.
Eko menambahkan, pembangunan jalan saat ini masih menyisakan sekitar 200 meter pada tahap berikutnya. Pihaknya berharap ada dukungan lanjutan dari pemerintah daerah agar perbaikan jalan dapat segera dituntaskan.
Aksi gotong royong warga Desa Nglebak ini juga menarik perhatian publik. Sejak viral di media sosial, bantuan terus mengalir dalam berbagai bentuk, mulai dari donasi uang, material bangunan, hingga dukungan dari masyarakat luas. (Red)


















