Akses Tertutup Longsor, Jalur Baru Sumanding–Tempur Ditarget Selesai Sebulan

Bupati Jepara Witiarso Utomo di sela-sela meninjau lokasi longsor di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara. (Istimewa)

Jepara, Lintasmuria.com – Bupati Jepara Witiarso Utomo menargetkan pembukaan jalur alternatif menuju Desa Tempur dapat diselesaikan dalam waktu sekitar empat pekan ke depan. Jalur tersebut dibuka sebagai solusi atas akses utama yang tertutup material longsor.

Saat meninjau lokasi bencana di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Sabtu (28/3/2026), Witiarso menjelaskan bahwa longsor kembali terjadi di titik yang sama dengan kejadian sebelumnya. Akibatnya, badan jalan yang sempat dibersihkan kembali tertimbun material tanah dan batu.

“Lokasi longsor yang terjadi ini juga di kawasan yang sama sehingga badan jalan yang sebelumnya sudah dibersihkan kembali tertimbun material longsoran. Akses penghubung Dukuh Duplak dengan kawasan di bawahnya atau sebaliknya juga tak bisa dilalui kendaraan lagi,” ujarnya.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jepara, sejak awal Maret 2026 kawasan Desa Tempur telah mengalami lima kali kejadian longsor. Dua di antaranya terjadi berturut-turut pada Jumat (27/3) dan Sabtu (28/3).

Selain melakukan pembersihan material longsoran, Pemerintah Kabupaten Jepara juga mempercepat pembukaan jalur baru yang akan menghubungkan wilayah Sumanding dengan Tempur. Jalur tersebut disiapkan untuk memastikan akses menuju desa wisata di kawasan Pegunungan Muria tetap bisa dilalui masyarakat.

Menurut Witiarso, jalur alternatif yang sedang dibuka memiliki panjang sekitar enam kilometer. Hingga kini pengerjaannya telah mencapai hampir lima kilometer atau sekitar 80 persen.

“Saat ini progresnya sekitar 80 persen. Empat pekan lagi atau sebulanan sudah clear,” kata dia yang saat itu didampingi Kepala Pelaksana BPBD Jepara, Arwin Noor Isdiyanto.

Setelah jalur tersebut selesai dibuka, Pemerintah Kabupaten Jepara berencana melakukan pengerasan badan jalan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Jepara. Selain itu, penataan sistem drainase juga akan dilakukan agar jalur baru Sumanding–Tempur lebih aman digunakan.

Pendanaan untuk pengerasan jalan dan penataan saluran air itu direncanakan akan dialokasikan melalui APBD Perubahan tahun ini. (Red)

Exit mobile version