Blora, Lintasmuria.com – Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah III, Eva Monalisa menyalurkan hewan kurban pada momentum Iduladha 1447 Hijriah di sejumlah wilayah di Kabupaten Blora dan Pati. Total terdapat lima ekor sapi jantan yang disalurkan untuk masyarakat di dua kabupaten tersebut.
Dari jumlah tersebut, tiga ekor sapi diberikan kepada masyarakat di Kabupaten Blora yang tersebar di Kecamatan Banjarejo, Cepu, dan Kedungtuban. Sementara dua ekor lainnya disalurkan di Kabupaten Pati, tepatnya di Kecamatan Cluwak.
Eva Monalisa mengatakan, penyaluran hewan kurban tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya berbagi dengan masyarakat di daerah pemilihannya. Menurutnya, Iduladha menjadi momentum untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan kebersamaan.
“Iduladha menjadi momen untuk berbagi dengan masyarakat, khususnya konstituen di Dapil Jateng III. Kami berharap hewan kurban ini bisa bermanfaat dan membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Selain sebagai bentuk ibadah, lanjutnya, kegiatan kurban tersebut juga disebut sejalan dengan program peningkatan gizi masyarakat. Ia pun berharap daging kurban yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat, terutama bagi warga yang jarang mengonsumsi daging.
“Kami ingin momentum kurban ini juga mendukung peningkatan gizi masyarakat. Asupan protein hewani penting untuk kesehatan dan pertumbuhan,” katanya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, pemilihan Kabupaten Blora sebagai salah satu lokasi penyaluran hewan kurban juga bukan tanpa alasan. Blora dikenal sebagai salah satu daerah dengan populasi sapi terbesar di Jawa Tengah. Sektor peternakan sapi di daerah tersebut selama ini menjadi penopang ekonomi masyarakat sekaligus sentra pengembangan ternak di wilayah setempat.
Karena itu, katanya, seluruh hewan kurban yang disalurkan merupakan sapi jantan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan populasi ternak sapi di Blora.
Menurut Eva, sapi betina tetap perlu dipertahankan untuk kebutuhan pengembangbiakan sehingga populasi ternak di daerah tersebut dapat terus terjaga dan berkembang.
“Kami sengaja memilih sapi jantan agar populasi sapi betina tetap terjaga untuk pengembangbiakan. Dengan begitu, peternakan sapi di Blora bisa terus berkembang dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tandasnya. (Red)
