Blora, Lintasmuria.com – Pabrik Gula (PG) Gendhis Multi Manis (GMM) di Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, untuk sementara digunakan sebagai markas singgah personel Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP). Penggunaan fasilitas tersebut dilakukan dengan skema pinjam pakai selama pembangunan markas batalyon di Kecamatan Kunduran berlangsung.
Diketahui, operasional PG GMM telah berhenti total sejak September 2025. Kondisi tersebut membuat sebagian area pabrik dapat dimanfaatkan sementara tanpa mengganggu aktivitas perusahaan.
SPV Humas dan Kesekretariatan PG GMM, Sugito, membenarkan adanya peminjaman fasilitas tersebut oleh TNI.
“Yang dipinjam gudang saja untuk tidur personel TNI,” ujarnya.
Menurut Sugito, peminjaman berlangsung selama sekitar empat hingga enam bulan sambil menunggu pembangunan markas batalyon selesai.
“Saat ini PG GMM juga tidak ada aktivitas, jadi tidak mengganggu. Peminjaman tersebut sudah sejak 28 Juni 2026,” katanya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Kav Yudi Agus Setiyanto mengatakan saat ini sekitar 400 personel Yonif TP telah ditempatkan sementara di PG GMM.
“Kurang lebih ada 400, Mas, yang saat ini singgah di sana,” ungkapnya.
Yudi menjelaskan, Yonif TP merupakan bagian dari proyek strategis nasional (PSN). Markas permanennya akan dibangun di Desa Kedungwaru, Kecamatan Kunduran.
Lokasi pembangunan berada di kawasan hutan seluas 77,8 hektare. Dari total luas tersebut, sekitar dua hektare akan dimanfaatkan sebagai marshaling area atau titik kumpul personel. Selain itu, kawasan tersebut juga akan dilengkapi markas batalyon, markas kompi, barak prajurit, fasilitas olahraga, lapangan tembak, hingga kolam renang.
“Seperti kodim-kodim lainnya, nanti ada batalyon. Untuk singgahnya kurang lebih tiga sampai empat bulan,” jelasnya. (Syae)
