Jepara, Lintasmuria.com — Pemerintah Kabupaten Jepara mempercepat penyelesaian proyek peningkatan Jalan Manyargading-Guwosobokerto yang menghubungkan Kabupaten Jepara dengan Kabupaten Demak. Hingga saat ini, progres pengerjaan ruas jalan tersebut telah mencapai 47,77 persen.
Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan percepatan dilakukan agar jalan tersebut segera dapat dimanfaatkan masyarakat, terutama untuk mendukung mobilitas warga dan kelancaran distribusi barang antardaerah.
“Pengerjaan terus dikebut agar bisa selesai sesuai target dan segera dimanfaatkan masyarakat,” kata Witiarso saat meninjau lokasi proyek bersama Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar, Senin.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari monitoring pemerintah daerah terhadap sejumlah proyek infrastruktur yang tengah berlangsung. Pemkab Jepara ingin memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai jadwal sekaligus memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.
Menurut Witiarso, infrastruktur jalan memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, kualitas pekerjaan harus menjadi perhatian utama agar hasil pembangunan memiliki daya tahan yang baik dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Ia menegaskan ruas Manyargading-Guwosobokerto merupakan salah satu jalur vital yang menghubungkan Kabupaten Jepara dengan Kabupaten Demak. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, aktivitas masyarakat maupun distribusi barang diharapkan menjadi lebih lancar.
Pemerintah Kabupaten Jepara juga berkomitmen mengawal seluruh proyek infrastruktur hingga selesai agar masyarakat segera menikmati akses jalan yang lebih aman dan nyaman.
Pada proyek tersebut, pekerjaan mencakup pengaspalan menggunakan lapis permukaan asphalt concrete wearing course (AC-WC) sepanjang 2.204 meter dengan lebar 4,5 meter, serta pembangunan saluran drainase di sejumlah titik.
Selain meninjau proyek jalan penghubung Jepara-Demak, rombongan juga mengecek progres pembangunan Jalan Lingkar Pecangaan dan peningkatan Jalan Gidanglo-Guwosobokerto.
Untuk proyek peningkatan Jalan Gidanglo-Guwosobokerto, pekerjaan berupa perkerasan beton semen sepanjang 347 meter dengan lebar lima meter telah mencapai progres 96,51 persen atau hampir rampung.
Sementara itu, pembangunan Jalan Lingkar Pecangaan yang meliputi pekerjaan jalan beton dan pengaspalan saat ini telah mencapai progres 55,64 persen. Keberadaan jalan lingkar tersebut diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus memperkuat konektivitas kawasan Pecangaan dan sekitarnya.
