Rembang, Lintasmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang menggandeng Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rembang untuk memberikan pembinaan keagamaan bagi siswa Sekolah Rakyat di Desa Kaliombo, Kecamatan Sulang.
Langkah tersebut dilakukan setelah siswa dan pengelola menyampaikan kebutuhan kegiatan keagamaan. Para siswa telah mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat selama lebih dari satu bulan.
Wakil Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro’ bersama Kepala Kantor Kemenag Rembang mengunjungi Sekolah Rakyat pada Senin (10/8). Mereka membahas rencana pelaksanaan kegiatan keagamaan bersama pihak sekolah dan pengelola.
“Kami mendapat laporan bahwa anak-anak sudah lebih dari satu bulan berada di Sekolah Rakyat dan banyak yang menanyakan kapan mulai ada kegiatan mengaji atau pembinaan keagamaan. Karena itu saya mengajak Kepala Kementerian Agama untuk melihat langsung kondisi di lapangan sekaligus membahas langkah tindak lanjutnya,” ujar Hanies.
Hanies mengatakan pembinaan keagamaan akan diawali dengan baca tulis Al-Qur’an dan pengetahuan keagamaan dasar. Materi akan disesuaikan dengan kebutuhan siswa.
Kemenag Rembang akan mengoptimalkan penyuluh agama dari sejumlah wilayah sekitar Sekolah Rakyat. Di antaranya Kecamatan Sulang, Gunem, Bulu, dan Rembang.
“Pada tahap awal, pembelajaran akan difokuskan pada baca tulis Al-Qur’an dan pengetahuan keagamaan dasar yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Tujuannya agar anak-anak juga mendapatkan penguatan nilai-nilai keagamaan selama mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat,” jelasnya.
Hanies menyebut pelaksanaan pembinaan masih membutuhkan penyelesaian sejumlah administrasi. Hal itu karena program Sekolah Rakyat melibatkan sejumlah instansi.
Menurut Hanies, pembinaan siswa harus mencakup berbagai aspek. Selain pendidikan akademik, siswa perlu mendapat penguatan karakter, kedisiplinan, nilai sosial, dan spiritual.
Hanies juga menemui wali asuh dan wali asrama. Ia meminta para pendamping tetap semangat mendampingi siswa selama berada di Sekolah Rakyat.
“Saya meminta para wali asuh dan wali asrama tetap semangat dalam mendampingi anak-anak. Mereka memiliki tugas yang tidak ringan karena harus menjadi orang tua sekaligus pembimbing selama anak-anak berada di sini,” katanya.
Pemkab Rembang juga melibatkan Koramil Sulang untuk mendukung pembentukan karakter dan kedisiplinan siswa.
Hanies berharap kerja sama Pemkab Rembang, Kemenag, sekolah, pendamping, dan unsur terkait dapat memperkuat pembinaan siswa Sekolah Rakyat.
“Kami berharap pembinaan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga karakter, kedisiplinan, dan nilai-nilai keagamaan. Dengan kolaborasi berbagai pihak, Sekolah Rakyat dapat menjadi ruang tumbuh yang baik bagi anak-anak,” pungkasnya. (Hms)
