Pati, Lintasmuria.com – Pemerintah Desa Klayusiwalan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, membangun talud jalan usaha tani (JUT) melalui program Bantuan Keuangan Sarana dan Prasarana (Bankeu Sarpras) Pedesaan Tahun 2026.
Kepala Desa Klayusiwalan, Siswanto, mengatakan pembangunan talud tersebut berada di RT 05 RW 01. Talud dibangun dengan panjang 135 meter. Sedangkan tinggi totalnya 125 cm, namun yang di atas tanah 85 cm.
“Pembangunan talud jalan usaha tani ini mendapatkan alokasi dana sebesar Rp100 juta. Pelaksanaannya dilakukan secara swakelola melalui TPK Desa Klayusiwalan,” kata Siswanto, Jumat (21/8/2026).
Menurutnya, pembangunan talud tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah desa memperkuat infrastruktur pertanian. Jalan usaha tani menjadi akses penting bagi masyarakat, khususnya petani, untuk menuju lahan pertanian.
“Pembangunan ini kami lakukan untuk mendukung akses masyarakat menuju lahan pertanian. Dengan adanya talud, badan jalan diharapkan lebih kuat dan tidak mudah mengalami kerusakan,” ujarnya.
Siswanto menjelaskan, pekerjaan pembangunan talud dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat setempat. Warga ikut mengerjakan sejumlah tahapan pembangunan, termasuk menata batu dan material yang digunakan untuk membuat talud.
Lokasi pembangunan berada di kawasan persawahan Desa Klayusiwalan. Talud dibangun di sisi jalan yang menjadi akses menuju area pertanian masyarakat.
Siswanto berharap pembangunan infrastruktur tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi warga. Selain memperkuat badan jalan, keberadaan talud diharapkan dapat menjaga kondisi jalan agar tetap bisa digunakan untuk aktivitas pertanian.
“Harapannya tentu pembangunan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama para petani. Akses menuju lahan pertanian menjadi lebih baik dan infrastruktur yang dibangun bisa bertahan dalam jangka panjang,” kata Siswanto.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga infrastruktur yang telah dibangun. Menurutnya, pemeliharaan sarana tersebut penting agar manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat dalam waktu yang lebih lama.
Pembangunan talud JUT Desa Klayusiwalan ini menjadi salah satu pemanfaatan Bankeu Sarpras Pedesaan Tahun 2026 untuk mendukung peningkatan infrastruktur di tingkat desa. (Red)
