Pemkab Jepara Genjot Pembangunan Sumur Bor, Target 2027 Bebas Kekeringan

Distribusi air bersih kepada warga terdampak kekeringan. (Istimewa)

Jepara, Lintasmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara, memperbanyak pembangunan sumur bor dan jaringan air bersih untuk mengantisipasi kekeringan selama musim kemarau.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jepara Arwin Noor Isdiyanto mengatakan pembangunan sarana air bersih dilakukan berdasarkan skala prioritas di wilayah yang rawan mengalami kekeringan.

“Penanganan kekeringan dilakukan secara menyeluruh sesuai arahan Bupati Jepara Witiarso Utomo. Salah satunya melalui pembangunan sumur dan jaringan air bersih berdasarkan skala prioritas,” kata Arwin, kemarin.

Program tersebut dibiayai melalui APBD Kabupaten Jepara dan dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) sejumlah perusahaan, di antaranya Bank Jateng, BKK, dan PT Telkom Indonesia.

Tahun ini, Bank Jateng memberikan dukungan CSR untuk pembangunan sarana air bersih di lima desa, yakni Clering, Cepogo, Banjaran, Kepuk, dan Tunahan. Program tersebut diperkirakan memberikan manfaat kepada sekitar 1.760 kepala keluarga.

Selain itu, Pemkab Jepara mengalokasikan sekitar Rp1 miliar dari APBD 2026 untuk pembangunan sumur dan jaringan air bersih. Anggaran tersebut ditambah bantuan CSR Bank Jateng sebesar Rp300 juta untuk pembangunan jaringan.

Arwin berharap pembangunan infrastruktur tersebut dapat mengatasi persoalan kekeringan secara permanen.

“Diharapkan tahun 2027 nanti sudah tidak ada lagi lokasi kekeringan, termasuk di Karimunjawa,” ujarnya.

Sementara untuk penanganan jangka pendek, BPBD Jepara masih menyalurkan bantuan air bersih menggunakan truk tangki.

Sejak Juli 2026, sebanyak 54 truk tangki telah dikerahkan untuk menyalurkan sekitar 216 ribu liter air bersih ke Desa Kedungmalang, Tunahan, dan Sumberrejo.

Distribusi air dilakukan sampai persoalan air bersih di masing-masing wilayah teratasi. Di Desa Kedungmalang, Perumda Air Minum atau PDAM juga tengah memperbaiki kebocoran pipa dan pompa yang mengganggu pelayanan.

“Untuk pelayanan air di Kedungmalang, kondisinya berangsur membaik,” kata Arwin. (Red)

Exit mobile version