Berita  

Trans Jateng Jekuti Masuk Tahap Rencana Induk, Rute dan Titik Halte Mulai Dikaji

Trans Jateng. (Istimewa)

Jepara, Lintasmuria.com – Rencana pengoperasian Trans Jateng yang menghubungkan wilayah Jepara, Kudus, dan Pati atau Jekuti mulai memasuki tahap penyusunan rencana induk. Pada tahap ini, konsultan tengah mengumpulkan berbagai data untuk menentukan gambaran awal rute dan lokasi halte yang akan diusulkan.

Kabid Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Kabupaten Jepara, Heru Purwanto, mengatakan proses tersebut merupakan kelanjutan setelah kajian studi kelayakan atau feasibility study (FS) selesai dilakukan.

“Saat ini rencana Trans Jateng Jekuti tersebut memang sudah masuk tahap rencana induk dan konsultan tengah melakukan pengumpulan data sebagai bahan penyusunan usulan rute dan titik halte,” ujar Heru.

Menurut Heru, pengumpulan data menjadi bagian penting dalam penyusunan rencana induk. Konsultan melakukan sejumlah metode, mulai dari meminta data kepada pihak terkait, wawancara, hingga menyebarkan kuesioner kepada masyarakat.

Kuesioner tersebut digunakan untuk memetakan masyarakat yang berpotensi menggunakan layanan Trans Jateng. Informasi yang dihimpun mencakup karakteristik calon pengguna, pola perjalanan masyarakat, ketertarikan terhadap layanan angkutan umum, serta fasilitas yang diharapkan tersedia.

Dari hasil kajian tersebut nantinya akan disusun usulan rute dan titik halte Trans Jateng Jekuti. Namun, Heru menegaskan hasil pada tahap rencana induk belum berupa rancangan teknis secara detail.

“Usulan rute dan titik halte nantinya masih bersifat umum. Untuk detail teknisnya akan masuk pada tahapan berikutnya,” jelasnya.

Setelah rencana induk rampung, proses akan berlanjut ke penyusunan detail engineering design (DED). Tahap tersebut akan menguraikan secara lebih rinci mengenai rute, desain dan kriteria halte, hingga sistem pelayanan angkutan.

Selain itu, kajian mengenai kemampuan masyarakat dalam membayar layanan (ability to pay/ATP) serta kemauan membayar (willingness to pay/WTP) juga akan disiapkan sebagai bahan pendukung penyusunan DED.

Heru memperkirakan keseluruhan proses kajian dan penyusunan dokumen perencanaan dapat diselesaikan pada 2027. Jika tahapan berjalan sesuai rencana, layanan Trans Jateng yang menghubungkan Jepara-Kudus-Pati ditargetkan mulai beroperasi pada 2028. (Red)

Exit mobile version