Rembang, Lintasmuria.com – Polres Rembang meningkatkan langkah preventif guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sepanjang bulan suci Ramadan. Sejumlah potensi kerawanan dipetakan untuk diantisipasi sejak dini agar tidak berkembang menjadi gangguan yang lebih luas.
Kapolres Rembang AKBP Mohammad Faisal Pratama menuturkan, rentang waktu menjelang hingga usai sahur menjadi fokus utama patroli. Pada jam-jam tersebut kerap muncul aktivitas remaja seperti perang sarung, balap liar, maupun sahur on the road yang berisiko mengganggu ketertiban.
“Sasaran patroli kita persempit, sebelum sahur, jam sahur dan setelah sahur. Jangan sampai kenakalan remaja yang mungkin awalnya remeh-temeh kemudian berdampak serius. Masalah-masalah yang ada kami selesaikan di hulu, sebelum sampai ke hilir,” jelasnya.
Selain patroli dini hari, jajaran kepolisian juga mengintensifkan pengamanan menjelang waktu berbuka puasa. Seluruh Polsek diminta aktif melakukan pengaturan arus lalu lintas dan pemantauan di titik-titik keramaian, termasuk pusat jajanan Ramadan.
Menurut Faisal, meningkatnya aktivitas warga untuk membeli kebutuhan berbuka berpotensi memicu kepadatan kendaraan hingga peluang tindak kriminal, terutama pencurian kendaraan bermotor.
“Banyak masyarakat belanja untuk kebutuhan berbuka. Apalagi ada titik-titik Kampung Ramadhan. Kita petakan apakah lokasi parkirnya sudah memadai atau belum. Kami monitor, masyarakat juga kita imbau selalu waspada terhadap kemungkinan curanmor,” imbuhnya.
Pengamanan juga difokuskan saat pelaksanaan salat tarawih, mengingat banyak rumah ditinggal dalam kondisi kosong serta kendaraan yang terparkir di area masjid atau musala.
Kapolres menegaskan, terciptanya suasana Ramadhan yang aman dan kondusif tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga memerlukan peran aktif masyarakat. Warga diminta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungannya agar dapat segera ditindaklanjuti. (Red)


















