Koperasi Merah Putih di Kudus Didorong Jadi Penopang Ekonomi Masyarakat

Avatar photo
Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. (Istimewa)

Kudus, Lintasmuria.com – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris optimistis keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa. Program tersebut dinilai memiliki peran penting dalam memperluas akses permodalan hingga membantu pemasaran produk masyarakat.

Hal itu disampaikan Sam’ani saat mengikuti peresmian 1.061 KDKMP secara virtual bersama jajaran Forkopimda dari KDKMP Getaspejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, kemarin. Peresmian nasional dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur dan dipimpin langsung Presiden RI Prabowo Subianto.

Menurut Sam’ani, keberadaan koperasi tersebut diharapkan dapat menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga melalui pengembangan usaha produktif di desa maupun kelurahan.

“Program ini diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat desa, memperkuat pelaku usaha kecil, serta menciptakan kemandirian ekonomi,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Kudus sendiri menargetkan pembangunan sebanyak 132 unit KDKMP. Hingga kini, sebanyak 57 unit telah berdiri dan pengembangannya dilakukan secara bertahap.

Ia menambahkan, program nasional tersebut juga menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, memperlancar distribusi logistik, serta mendorong tata kelola ekonomi desa yang lebih modern dan terintegrasi.

“Program ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi desa, mendukung distribusi kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka peluang usaha yang lebih luas bagi warga,” imbuhnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie mengatakan proses penguatan sarana dan prasarana KDKMP masih terus berjalan untuk menunjang operasional koperasi.

Ia mengungkapkan, pihaknya telah menerima 11 truk perlengkapan untuk kebutuhan koperasi. Saat ini, sebanyak 20 titik koperasi telah dipasangi pendingin ruangan dan 10 titik lainnya telah dilengkapi rak penyimpanan.

“Kami masih terus berproses menerima perlengkapan lainnya agar operasional koperasi dapat berjalan optimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, dukungan fasilitas tersebut menjadi bagian penting agar KDKMP benar-benar mampu berkembang sebagai penggerak ekonomi desa sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *