Pati, Lintasmuria.com – Prestasi membanggakan diraih Raferty Ratri Clarimond, siswi SMAN 1 Pati yang berhasil diterima di dua perguruan tinggi ternama di Kanada pada tahun 2026.
Gadis yang akrab disapa Affe itu diterima di program Social Sciences, Faculty of Arts and Sciences, University of Toronto serta program Geography, Faculty of Arts and Sciences, University of British Columbia.
“Saya Raferty Ratri Clarimond dari SMAN 1 Pati. Saya diterima di dua kampus luar negeri di Kanada, yaitu University of Toronto pada program Social Sciences dan University of British Columbia pada program Geography,” ujar Affe, warga Dukuh Sekarkurung, Desa Muktiharjo, Kecamatan Margorejo, Rabu (3/6/2026).
Sebelum lolos di dua kampus luar negeri tersebut, Affe juga telah diterima di Program Studi Geografi Lingkungan Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
Ia menjelaskan proses pendaftaran ke perguruan tinggi di Kanada telah dilakukan sejak akhir 2025 melalui jalur mandiri. Kini, Affe masih mempertimbangkan pilihan kampus yang akan menjadi tempatnya menempuh pendidikan tinggi.
Keinginan untuk kuliah di luar negeri, kata Affe, telah tumbuh sejak duduk di bangku SMA. Awalnya ia bercita-cita mengikuti program pertukaran pelajar ke Amerika Serikat, namun belum berhasil. Kesempatan diterima di kampus Kanada menjadi jalan untuk mewujudkan impian tersebut.
“Saya ingin belajar dari sudut pandang yang berbeda, tidak hanya dari dalam negeri. Kanada menarik karena memiliki keberagaman budaya dan agama yang sangat besar,” katanya.
Menurut Affe, pengalaman belajar di lingkungan yang multikultural akan memberinya wawasan baru sekaligus tantangan yang berharga untuk pengembangan diri.
Saat ini, ia tengah menyiapkan berbagai dokumen administrasi untuk tahap berikutnya. Selain itu, Affe juga mengikuti seleksi Beasiswa Garuda yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bekerja sama dengan LPDP.
“Saya sedang mengikuti proses seleksi administrasi Beasiswa Garuda gelombang dua dan berharap bisa lolos,” ujarnya.
Dalam proses pendaftaran, Affe mengaku sempat mengalami kesulitan beradaptasi dengan sistem penerimaan mahasiswa baru di luar negeri. Namun, usaha tersebut terbayar ketika menerima surat penerimaan dari kampus tujuan.
“Awalnya cukup sulit karena harus beradaptasi dengan sistem pendaftaran kampus luar negeri. Saat menerima email penerimaan, saya sangat senang,” ungkapnya.
Affe menyebut dukungan keluarga dan sekolah menjadi faktor penting dalam perjalanannya. SMAN 1 Pati turut membantu menyiapkan berbagai dokumen yang dibutuhkan, termasuk nilai akademik dan surat rekomendasi.
Selama bersekolah, Affe aktif dalam berbagai kegiatan akademik maupun organisasi. Ia tergabung dalam Palang Merah Remaja (PMR), Rohani Islam (Rohis), serta aktif di Forum Anak Kabupaten Pati (Foranti).
Kepada pelajar lain di Kabupaten Pati, Affe berpesan agar tidak takut mencoba meraih impian.
“Kalau punya cita-cita, coba saja dulu. Jangan sampai menyesal karena tidak pernah mencoba,” pesannya.
Sebagai informasi, University of Toronto dikenal memiliki reputasi kuat di bidang Political Science dan ilmu sosial, sedangkan University of British Columbia termasuk salah satu universitas riset terbaik di Kanada.


















