Digelontor Rp34 Miliar, Perbaikan Jalan Randublatung–Cepu Ditarget Rampung Tahun Ini

Avatar photo
Perbaikan Jalan Randublatung-Cepu Kabupaten Blora. (Istimewa)

Blora, Lintasmuria.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan perbaikan ruas Jalan Randublatung–Cepu di Kabupaten Blora menjadi salah satu prioritas infrastruktur tahun 2026. Anggaran sebesar Rp34 miliar disiapkan untuk memperbaiki jalur vital tersebut dengan konstruksi beton (rigid pavement) yang dinilai lebih kuat menahan beban kendaraan berat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro mengatakan pekerjaan ditargetkan tuntas pada akhir tahun ini sesuai arahan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

“Perbaikan jalan tersebut dianggarkan Rp34 miliar. Diharapkan nantinya bisa memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendongkrak aktivitas perekonomian di wilayah selatan Kabupaten Blora,” kata Henggar saat meninjau lokasi, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, anggaran tersebut terdiri atas alokasi awal sebesar Rp5,276 miliar yang kini telah memasuki tahap tender serta tambahan Rp28,7 miliar melalui kebijakan kepala daerah (Perkada). Dengan total dana sekitar Rp34 miliar, pemerintah optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target.

Selain menggunakan APBD Provinsi Jawa Tengah, Pemprov juga mengusulkan dukungan pendanaan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) guna mempercepat penanganan infrastruktur jalan di Blora.

“Mudah-mudahan kalau itu terealisasi, semakin tuntas lagi jalan yang ada di Blora,” ujarnya.

Wakil Bupati Blora Sri Setyorini menyebut ruas Randublatung–Cepu merupakan urat nadi transportasi masyarakat dan jalur penting distribusi barang. Karena itu, pihaknya berharap proyek tersebut dapat segera direalisasikan dan selesai sesuai target.

“Harapan kami jalan Randublatung–Cepu ini bisa benar-benar selesai sesuai harapan Pak Gubernur. Kalau bisa tuntas tahun ini,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan perbaikan ruas Randublatung–Cepu tidak boleh molor. Ia meminta jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat segera kembali mulus dan bebas lubang.

Menurut Luthfi, pembangunan infrastruktur harus dilakukan secara profesional, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Perbaikan ruas Randublatung–Cepu juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Komitmen tersebut dibuktikan dengan langkah Pemprov Jawa Tengah yang merealokasi anggaran sekitar Rp200 miliar untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan provinsi yang rusak berat tanpa menunggu pembahasan APBD Perubahan 2026 pada September mendatang.

Kebijakan itu diambil setelah tingkat kemantapan jalan provinsi menurun akibat musim hujan berkepanjangan yang berlangsung hingga awal tahun.

Kabar perbaikan jalan Randublatung–Cepu disambut antusias warga. Ruas jalan tersebut sebelumnya menjadi sorotan karena kerusakannya memicu protes masyarakat dan kerap menghambat aktivitas pengguna jalan.

Gunawan Dwi Hananto, warga Desa Jetis, berharap perbaikan jalan dapat segera memberikan dampak nyata bagi perekonomian warga.

“Semoga bisa meningkatkan akses ekonomi rakyat. Terima kasih kepada Pemprov Jawa Tengah dan Pemkab Blora yang sudah bersinergi, sehingga jalan ini segera diperbaiki,” ujarnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *