Kudus, Lintasmuria.com – Sebanyak 12 gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Kudus, telah rampung dibangun dan kini tinggal menunggu tahap pengisian peralatan serta perlengkapan usaha sebelum mulai beroperasi.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kudus, Famny Dwi Arfana, menyampaikan bahwa dari total 80 titik pembangunan gedung KDMP yang direncanakan, sebanyak 12 lokasi telah selesai 100 persen.
“Dari 80 lokasi pembangunan Gedung KDMP, hingga saat ini yang sudah selesai 100 persen sebanyak 12 lokasi,” ujarnya di Kudus, Sabtu.
Adapun desa yang gedung KDMP-nya telah tuntas dibangun meliputi Desa Papringan, Besito, Getaspejaten, Ngembalrejo, Puyoh, Kutuk, Samirejo, Gondosari, Blimbing Kidul, dan Pasuruhan Lor.
Setelah pembangunan fisik rampung, tahap berikutnya adalah pengadaan perabot, peralatan, hingga perlengkapan penunjang operasional koperasi. Proses tersebut akan ditangani oleh Agrinas Pangan Nusantara, yang sebelumnya juga bertanggung jawab atas pembangunan gedung.
Sementara itu, Ketua Koperasi Desa Tanjungrejo, Lilik Ngesti Widiasuryani, mengungkapkan bahwa pembangunan gedung KDMP di desanya masih berlangsung. Meski demikian, pihaknya telah menerima informasi bahwa setelah bangunan selesai, PT Agrinas akan melengkapi seluruh kebutuhan operasional koperasi.
“Informasi yang kami terima, setelah bangunan jadi pihak PT Agrinas yang akan bertugas melengkapi semua perabot, peralatan, hingga barang dagangannya. Termasuk kendaraan operasionalnya,” katanya.
Ia menambahkan, pengurus koperasi telah menyiapkan sejumlah rencana usaha yang akan dijalankan setelah operasional dimulai. Beberapa di antaranya meliputi penjualan kebutuhan pokok masyarakat, layanan klinik kesehatan, serta penyediaan pupuk bersubsidi bagi petani.
Dari sisi keanggotaan, minat warga dinilai cukup tinggi. Hingga kini, hampir 200 orang telah mendaftar sebagai anggota, termasuk aparatur sipil negara. Sosialisasi dan promosi dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat desa hingga pertemuan rukun tetangga (RT).
“Kami juga sudah sekali menggelar rapat anggota, sehingga banyak warga yang tertarik untuk bergabung sebagai anggota koperasi desa,” ujarnya. (Red)


















