Pati, Lintasmuria.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati mengalokasikan anggaran Rp1 miliar untuk memperbaiki ruas jalan Jetak–Guyangan pada tahun 2026.
Perbaikan dilakukan karena kondisi jalan penghubung antarwilayah tersebut mengalami kerusakan cukup parah. Di sejumlah titik, permukaan jalan berlubang dan lapisan aspal mengelupas sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Pati, Hasto Utomo, mengatakan ruas jalan Jetak–Guyangan memang telah masuk dalam daftar prioritas perbaikan tahun ini.
“Untuk jalan Guyangan–Jetak Kecamatan Wedarijaksa sudah termasuk dalam rencana perbaikan jalan tahun 2026 dengan alokasi anggaran Rp1 miliar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, saat ini proses perbaikan masih menunggu arahan dari Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. Jika arahan tersebut sudah diberikan, pekerjaan fisik ditargetkan dapat segera dimulai.
“Masih menunggu arahan dari bapak Plt Bupati. Mudah-mudahan April 2026 sudah bisa mulai pelaksanaan,” jelasnya.
Selain ruas Jetak–Guyangan, DPUTR Pati juga menyiapkan program perbaikan untuk sejumlah ruas jalan lain yang kondisinya rusak. Secara keseluruhan, anggaran rehabilitasi jalan dan jembatan di Kabupaten Pati pada tahun 2026 mencapai sekitar Rp200 miliar.
Beberapa ruas yang masuk dalam rencana perbaikan di antaranya Guyangan–Runting, Juwana–Guyangan, Tlogowungu–Bapoh, Boloagung–Trimulyo, Prawoto batas Kudus, Tayu–Dukuhseti, hingga Jenggolo–Pegandan. (Red)
