Risma Ardhi Chandra Ikut Ramaikan Bursa Ketua PKB Pati

Avatar photo
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. (Istimewa)

Pati, Lintasmuria.com – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pati akan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada Kamis (16/4/2026). Menjelang agenda tersebut, bursa calon ketua DPC PKB Pati mulai mengemuka, termasuk nama Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra.

Nama Chandra masuk dalam bursa karena merupakan kader PKB yang sebelumnya diusung sebagai Wakil Bupati Pati pada Pilkada 2024. Keberadaannya dalam daftar kandidat menambah dinamika jelang penentuan pucuk pimpinan partai di tingkat kabupaten tersebut.

Ketua Muscab PKB Pati, Sunoto, menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya belum bisa memastikan siapa saja kandidat yang akan maju. Ia menegaskan, seluruh nama calon merupakan hasil penjaringan dari Dewan Pengurus Wilayah (DPW) yang akan diumumkan secara resmi saat Muscab.

“Kandidat sistemnya usulan dari DPW. Artinya yang berhak, dari tim turba cari informasi ke sana kemari sama tokoh NU, masyarakat, kemudian mengerucut 1 nama. Nama itu disimpulkan sama DPW kemudian di bawa ke DPP. Besok Hari Kamis diumumkan,” katanya.

Meski begitu, ia mengakui sejumlah nama telah beredar di internal maupun publik. Selain Risma Ardhi Chandra, nama lain yang disebut-sebut masuk bursa antara lain Syaifulah Rizal atau Gus Rizal selaku Ketua DPC PKB Pati saat ini, Sugiarto anggota DPRD Jawa Tengah, Kastomo anggota DPRD Pati, serta Husein.

“Benar atau tidaknya tidak tahu. Itu DPW. Cuma yang informasi-informasi kandidat dari Pati itu Gus Rizal sendiri, kemudian ada Kastomo, ada nama Sugiarto, Pak Husein. Informasi tapi tidak formal berdasarkan data yang valid,” sebutnya.

Sunoto juga menegaskan bahwa nama Chandra memang masuk dalam daftar kandidat karena statusnya sebagai kader PKB.

“(Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra juga) Masuk (bursa calon). Pak Chandra juga masuk karena dia kader PKB,” bebernya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa peserta Muscab dari tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) memiliki ruang untuk mengusulkan tambahan nama kandidat. Namun, mereka tidak diperkenankan mencoret nama yang telah direkomendasikan oleh DPW.

“Dari hasil survei macam-macam ini muncul nama ini. PAC atau peserta musyawarah bisa menambah. PAC usul nama ini dimasukkan tapi mengurangi tidak boleh. Mengurangi nama yang sudah disimpulkan oleh DPW yang dibawa ke DPP,” ujarnya.

Sunoto kembali menekankan bahwa seluruh nama yang beredar saat ini belum bersifat final dan masih menunggu pengumuman resmi dari DPP saat Muscab digelar.

“Tapi informasi nama itu belum valid berdasarkan fakta sebenarnya. Berdasarkan asumsi dari teman-teman. Resmi besok kalau sudah dibuka kemudian dibacakan petugas dari DPP, itu baru tahu,” ucapnya.

Ia berharap Muscab PKB Pati kali ini dapat menghasilkan pemimpin terbaik yang mampu membawa partai semakin solid ke depan.

“Harapannya Muscab ini menelurkan atau memunculkan kader terbaik dari partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Pati dan DPP tidak terjebak pragmatisme karena saat ini muncul asumsi yang punya uang banyak. Karena PKB partai Kader, mengutamakan dedikasi atau pengabdian kader,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *