Kudus, Lintasmuria.com – Pemerintah Kabupaten Kudus menggelontorkan anggaran sebesar Rp5,7 miliar untuk merevitalisasi Puskesmas Jekulo. Proyek tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu layanan kesehatan sekaligus memperkuat fungsi puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Abdul Hakam mengatakan, revitalisasi tidak hanya berfokus pada pembaruan gedung, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di wilayah timur Kabupaten Kudus.
Ia menuturkan, Puskesmas Jekulo diproyeksikan berkembang menjadi “Puskesmas Plus” dengan menghadirkan berbagai inovasi layanan, termasuk membuka pelayanan dokter spesialis pada sore hari. Konsep tersebut diharapkan mampu memberikan layanan yang setara dengan rumah sakit swasta di sekitar Kecamatan Jekulo.
Meski kawasan tersebut telah memiliki sejumlah rumah sakit swasta, menurut Hakam, keberadaan puskesmas tetap memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar. Ke depan, pasien yang telah selesai menjalani perawatan di rumah sakit diharapkan dapat melakukan kontrol maupun rehabilitasi di Puskesmas Jekulo.
“Setelah pasien selesai menjalani rawat inap di rumah sakit, kontrol tidak harus kembali ke rumah sakit, tetapi bisa dilakukan di puskesmas. Harapannya unsur rehabilitasi juga dapat berjalan di Puskesmas Jekulo,” ujarnya.
Selain memperkuat layanan kuratif, revitalisasi juga ditujukan untuk meningkatkan pelayanan promotif dan preventif. Berbagai layanan seperti unit gawat darurat (UGD), poliklinik umum, poliklinik gigi, program kesehatan masyarakat, hingga kegiatan monitoring dan evaluasi akan terus diperkuat.
Puskesmas Jekulo juga diharapkan mampu mendukung sejumlah program prioritas pemerintah, di antaranya percepatan eliminasi HIV dan tuberkulosis (TBC), penanganan stunting, serta peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah timur Kabupaten Kudus.
Pekerjaan revitalisasi dimulai pada 5 Juni 2026 dengan masa pelaksanaan selama 150 hari kalender. Hingga pekan keenam, progres pembangunan telah mencapai sekitar 30 persen, lebih tinggi dari target yang direncanakan sehingga mencatat deviasi positif.
“Kalau cuaca mendukung, kami optimistis pembangunan bisa selesai sesuai jadwal pada akhir Oktober 2026,” kata Hakam.
Sementara itu, Pembantu Pelaksana CV Simpatik Karya Mandiri Putut Widiantoro menyebut pekerjaan saat ini masih difokuskan pada pemasangan dinding bata. Setelah tahapan tersebut selesai, pembangunan akan dilanjutkan dengan pemasangan atap hingga tahap penyelesaian akhir.
Untuk mempercepat pengerjaan, jumlah tenaga kerja ditingkatkan dari 40 menjadi 60 orang. Jam kerja juga diperpanjang hingga pukul 18.00 WIB agar target penyelesaian proyek dapat tercapai tepat waktu.
Nantinya, gedung baru Puskesmas Jekulo akan memiliki sekitar 48 ruangan dengan ukuran bangunan mencapai 37 x 48 meter persegi. Revitalisasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan fasilitas kesehatan yang lebih representatif dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat Kudus. (Red)


















