Pemkab Kudus Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Drainase

Pembangunan drainase di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo Kudus. (Istimewa)

Kudus, Lintasmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus kembali melanjutkan pembangunan dan perbaikan drainase di 30 titik pada 2026. Anggaran yang disiapkan mencapai lebih dari Rp10 miliar untuk mengurangi genangan dan banjir di sejumlah wilayah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus, Harry Wibowo, mengatakan program tersebut merupakan kelanjutan penanganan drainase yang telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.

“Tahun lalu kami sudah mengerjakan di Jalan Sunan Kudus dan sejumlah lokasi lainnya. Tahun ini dilanjutkan karena masih banyak jalan kabupaten yang belum memiliki drainase atau salurannya perlu diperbaiki,” ujarnya, kemarin.

Dari total anggaran tersebut, sekitar Rp7 miliar bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), sedangkan sisanya berasal dari APBD Kudus.

Harry menjelaskan, sekitar 60 persen paket pekerjaan telah memasuki tahap penandatanganan kontrak. Sementara sisanya masih berproses karena pengadaan menggunakan sistem e-catalog versi 6.

Salah satu proyek utama berada di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo. Di lokasi itu akan dibangun drainase baru sepanjang 480 meter menggunakan u-ditch dan box culvert berukuran 60 hingga 80 sentimeter. Proyek senilai Rp2,2 miliar tersebut dikerjakan selama 120 hari kalender, mulai 30 Juni hingga ditargetkan selesai pada 27 Oktober 2026.

Menurut Harry, pembangunan drainase di Jalan Dr. Wahidin ditujukan untuk mengurangi genangan di Jalan Wahid Hasyim, terutama dari Perempatan Gang 4 ke arah barat. Saluran tersebut juga akan membantu mengurangi banjir di Jalan Ahmad Yani dengan mengalirkan air langsung ke Sungai Gelis.

Selain di Jalan Dr. Wahidin, pembangunan drainase juga dilakukan di Jalan Ali Mahmudi, Jalan Mayor Kusmanto, ruas Jalan UMK, serta sejumlah titik lainnya.

Pemkab Kudus mulai memprioritaskan pembenahan drainase sejak 2023 untuk mengatasi banjir. Program tersebut berlanjut pada 2024 melalui pembangunan drainase di Jalan Sunan Kudus dan Jalan Turaichan Kudus sebagai bagian dari upaya mengurangi genangan di kawasan Perempatan Jember Kudus saat hujan deras. (Red)

Exit mobile version