Blora, Lintasmuria.com – Garis-garis lapangan SMKN 2 Blora pagi itu menjadi saksi bisu gelora semangat muda. Ratusan siswa berkumpul di bawah langit terbuka, menyerap setiap estafet ilmu dalam sosialisasi pendidikan pemilih pemula yang digagas oleh KPU Kabupaten Blora.
Suasana edukatif namun penuh sukacita menyelimuti seluruh area sekolah, menandai dimulainya babak baru pembelajaran berdemokrasi yang gembira dan bertanggung jawab.
Rangkaian agenda pada Kamis (10/9/2026) ini berlangsung mulus dalam dua alur yang sinergis. Sesi pertama membakar semangat seluruh siswa di area lapangan, menanamkan kesadaran pentingnya satu suara bagi masa depan.
Sesi kedua berlanjut di dalam kelas khusus, berfokus pada pembekalan teknis dan penguatan kapasitas bagi para pengurus serta panitia penyelenggara.
Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM (Sosdiklih Parmas dan SDM) KPU Kabupaten Blora, Ahmad Mustakim, menyampaikan pesan mendalam mengenai esensi demokrasi bagi para pemilih pemula.
“Demokrasi bukan sebatas proses mencoblos kertas di bilik suara, melainkan bagaimana kita menitipkan asa dan kejujuran. Bagi adik-adik pemilih pemula di SMKN 2 Blora, setiap surat suara yang kalian masukkan adalah cermin dari karakter dan masa depan kepemimpinan yang kalian cita-citakan,” ujar Ahmad Mustakim.
Menurutnya, belajar berdemokrasi sejak bangku sekolah adalah cara terbaik merawat masa depan bangsa.
“Jadikan pesta demokrasi di sekolah ini sebagai panggung kebaikan, panggung belajar bukan arena perselisihan. Tetap bercita-cita, belajar sungguh dan tanamkan nilai demokrasi pada diri,” tegas Mustakim.
Langkah nyata dari pembekalan tersebut langsung dibuktikan melalui perhelatan Pesta Demokrasi Serentak SMKN 2 Blora.
Tidak tanggung-tanggung, sekolah menggelar empat kontestasi kepemimpinan sekaligus dalam satu momentum, yakni Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS, MPK, ROHIS, serta PIK-R.
Melalui sinergi indah antara bimbingan KPU Blora dan antusiasme warga sekolah, SMKN 2 Blora tidak hanya sekadar mengadakan pemungutan suara.
Lebih dari itu, sekolah ini tengah menyemai benih-benih pemimpin masa depan yang matang, beretika, dan siap menjaga pilar demokrasi dengan penuh ketulusan. (Hms)
