Fasilitas Relokasi Pedagang Pasar Rembang Belum Lengkap, Pemkab Usulkan Tambahan Rp500 Juta

Avatar photo
Pasar Rembang. (Istimewa)

Rembang, Lintasmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang mengusulkan tambahan anggaran sekitar Rp500 juta untuk melengkapi fasilitas lokasi relokasi pedagang Pasar Rembang di kawasan Pasar Kambing.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) Rembang M. Mahfudz mengatakan tambahan anggaran diperlukan untuk memenuhi fasilitas dasar, seperti drainase, MCK, jaringan listrik, dan penerangan.

“Kami akan mengusulkan kepada Pak Bupati untuk penambahan anggaran. Kebutuhannya masih kurang sekitar Rp500 jutaan untuk melengkapi sarana dan prasarana yang menjadi standar minimal kelayakan,” kata Mahfudz, Jumat (4/9/2026).

Selain fasilitas pendukung, jumlah los relokasi juga masih kurang. Saat ini baru tersedia sekitar tiga los, sedangkan masih dibutuhkan lima los tambahan untuk menampung seluruh pedagang yang akan direlokasi.

Mahfudz menegaskan relokasi belum akan dilakukan sebelum ada kepastian anggaran pembangunan Pasar Rembang dari pemerintah pusat. Pembangunan pasar tersebut direncanakan menggunakan APBN pada 2027.

“Kegiatan pemindahan akan kita laksanakan manakala sudah mendapatkan sinyal positif atau kepastian anggaran APBN. Itu sudah sejak awal disampaikan dan juga telah menjadi kesepakatan antara Pak Bupati, pedagang, dan dinas,” ujarnya.

Menurut Mahfudz, surat edaran terkait relokasi yang telah diterbitkan merupakan bagian dari sosialisasi kepada pedagang. Pemkab ingin pedagang memiliki waktu untuk mempersiapkan diri.

Pedagang yang tidak mengikuti relokasi sementara tetap memiliki hak untuk kembali ke pasar baru setelah pembangunan selesai sesuai ketentuan.

Sementara itu, pedagang Pasar Rembang Sutono mengatakan pedagang siap mengikuti kebijakan relokasi. Namun, ia meminta lokasi sementara dipastikan layak sebelum digunakan.

“Kami siap pindah sesuai arahan Pemkab. Tetapi tempat relokasi sementara harus benar-benar dipersiapkan supaya layak digunakan dan pedagang merasa nyaman saat berjualan,” katanya.

Sutono menyebut fasilitas drainase, los, MCK, dan tempat ibadah perlu disiapkan. Sebab, jumlah pedagang Pasar Rembang mencapai sekitar 2.000 orang.

Ia berharap kekurangan fasilitas tersebut dapat dipenuhi melalui tambahan anggaran yang diusulkan Pemkab Rembang. (Hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *