Pati, Lintasmuria.com – Video bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Jontro, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, viral di media sosial. Bangunan itu menjadi sorotan karena menghadap ke arah kebun tebu, bukan ke jalan desa.
Kepala Desa Jontro, Rahmat Wahyudi, mengatakan arah bangunan tersebut sudah diputuskan melalui musyawarah warga dan mempertimbangkan adat setempat.
“Di sini sampai kapan pun tidak berani kalau menghadap ke timur. Itu sudah dimusyawarahkan warga,” kata Rahmat, kemarin.
Ia menjelaskan, desain bangunan dari dinas mengharuskan tampak depan selebar 30 meter. Sementara kondisi lahan tidak memungkinkan jika bangunan diarahkan ke selatan.
“Kalau dihadapkan ke selatan, tampak depannya hanya 20 meter. Sedangkan gambar dari dinas harus 30 meter, jadi mau tidak mau menghadap ke barat,” jelasnya.
Menurut Rahmat, hasil musyawarah warga terkait arah bangunan juga telah disampaikan kepada dinas terkait.
Ia juga menyayangkan video yang viral di media sosial karena dinilai tidak melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak desa.
“Harusnya ditanyakan dulu kenapa bangunan menghadap ke barat. Jangan langsung divonis,” ujarnya.
Rahmat menambahkan, masyarakat Desa Jontro masih memegang adat terkait arah hadap bangunan. Karena itu, bangunan yang menghadap ke timur dianggap pamali oleh sebagian warga.
Meski menuai perhatian publik, pemerintah desa berharap keberadaan Koperasi Desa Merah Putih dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. (Red)


















