Semarang, Lintasmuria.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur menjadi prioritas utama dalam Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.
“Fokus utama untuk Rancangan Perubahan APBD 2025 adalah infrastruktur. Peningkatan infrastruktur ini kita lakukan untuk kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah,” ujar Luthfi, dikutip dari Antara.
Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur yang dimaksud mencakup jalan, jembatan, teknologi dan data, sekolah, serta penyediaan air untuk petani.
“Jalan-jembatan, kami lakukan pemeliharaan dan pembangunan. Fokus kita bantu adalah yang punya ‘impact’ pada perekonomian,” katanya.
Luthfi juga menyoroti pentingnya perbaikan jaringan irigasi, pengadaan mobile pump, pembangunan embung, dan program konservasi hutan untuk mendukung sektor pertanian.
“Jaringan irigasi ini penting, sekunder primer tersier harus tersambung agar swasembada pangan terwujud. Sehingga tidak ada istilah masyarakat pertanian tidak mendapatkan irigasi,” tegasnya.
Program prioritas lainnya meliputi rehabilitasi pelabuhan dan dermaga perikanan, perluasan akses internet di desa dan kecamatan, serta pemberian bantuan keuangan infrastruktur ke kabupaten/kota dan desa.
“Kami ingin cepat segera di-ACC dan segera diajukan ke Kemendagri. Biar organisasi perangkat daerah (OPD) kita bisa bergerak,” jelasnya.
Dalam rancangan tersebut, pendapatan daerah diproyeksikan naik sebesar Rp88,4 miliar, dari Rp24,48 triliun menjadi Rp24,57 triliun. Kenaikan ini bersumber dari pendapatan rumah sakit dan pendapatan asli daerah lainnya.
Sementara belanja daerah meningkat sebesar Rp303,1 miliar, dari Rp24,84 triliun menjadi Rp25,15 triliun. Tambahan anggaran ini akan digunakan untuk sejumlah program prioritas, seperti Speling (dokter spesialis keliling), infrastruktur, pendidikan, hingga penanggulangan kemiskinan, termasuk perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) dan bantuan sosial.
“Semoga Allah SWT meridhoi pengabdian kita dan bermanfaat untuk masyarakat kita, dalam rangka membangun Jawa Tengah maju, berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (Red)
