Rembang, Lintasmuria.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Tim 128 Universitas Diponegoro (Undip) menggelar program sosialisasi dan digitalisasi UMKM secara serentak di sejumlah desa di Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang. Program ini menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar siap bersaing di era digital dan memperkuat ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Pada periode KKN-T tahun akademik 2021/2022 ini, Undip mengusung tema “Peningkatan Tata Kelola dan Digitalisasi Pengarsipan Sumber Daya Lokal untuk Mendukung UMKM dan Wisata Pesisir di Kecamatan Kaliori.” Tema ini ditetapkan oleh dosen pembimbing sebagai bagian dari pendekatan tematik yang kini diterapkan dalam pelaksanaan KKN.
Kecamatan Kaliori dikenal sebagai wilayah pesisir yang kaya potensi sumber daya alam, terutama hasil perikanan dan sektor pertambangan rakyat. Geliat UMKM juga mulai terlihat di sejumlah desa, mencerminkan semangat kemandirian dan kewirausahaan masyarakat. Namun, masih terdapat tantangan di bidang kualitas kesehatan, pariwisata, dan pengelolaan UMKM yang belum optimal.
Menanggapi tantangan tersebut, mahasiswa KKN-T Tim 128 yang dibimbing oleh dosen Muhammad Hauzan Arifin, S.Pi., M.Si., Juang Abdi Muhammad, S.AP., M.AP., dan Moh. Asadullah Hasan Al Asy’Arie, S.H., M.Kn., menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa titik, salah satunya di Desa Tunggulsari, Kaliori, dengan melibatkan sekitar 30 peserta pada 29 Juli 2025.
Sosialisasi berjalan interaktif dan responsif. Mahasiswa memaparkan pentingnya digitalisasi dalam pengelolaan UMKM, mulai dari pengemasan produk, branding, hingga pemasaran secara digital. Mereka juga membagikan media edukatif seperti poster yang ditempatkan di titik-titik strategis desa.
Kepala Desa Tunggulsari, Sri Endang, mengapresiasi inisiatif para mahasiswa. Ia menyebut program ini sangat membantu warga desa dalam memahami cara mengelola UMKM secara digital.
“Warga jadi tahu bagaimana mengemas dan memasarkan produk mereka dengan lebih menarik. Ini sangat membantu terutama bagi pelaku UMKM pemula,” ungkapnya.
Program sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat tata kelola UMKM dan pengarsipan sumber daya lokal, sekaligus mendukung sektor wisata pesisir yang menjadi potensi besar Kaliori. Dengan semangat UMKM Go Digital, mahasiswa KKN-T Undip menunjukkan komitmen dalam mendampingi pelaku usaha lokal menghadapi tantangan digitalisasi.
Langkah ini menjadi harapan baru untuk membangun ekosistem UMKM yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan di wilayah pesisir utara Jawa Tengah. (*)
