Bawaslu Pati Gandeng Cabang Dinas Pendidikan Jateng Perkuat Data Pemilih Pemula

Audiensi Bawaslu Pati di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Jawa Tengah di Pati, Senin (20/7/2026). (Istimewa/Bawaslu Pati)

Pati, Lintasmuria.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pati menggandeng Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Jawa Tengah untuk memperkuat pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, khususnya bagi kalangan pelajar yang akan menjadi pemilih pemula pada pemilu mendatang.

Upaya tersebut dibahas dalam audiensi yang digelar di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Jawa Tengah di Pati, Senin (20/7/2026). Rombongan Bawaslu Pati diterima langsung oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III, Budi Santoso, didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha, Brian Angga Hermawan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pati, Supriyanto, mengatakan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan merupakan amanat undang-undang yang tetap dijalankan meski tahapan pemilu telah usai.

“Di masa prapelaksanaan atau pascapemilu ini, masyarakat sering bertanya apa kerja Bawaslu. Amanat undang-undang mewajibkan kami melakukan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan yang bersumber dari data pemilu terakhir,” ujar Supriyanto.

Ia menjelaskan, berbeda saat tahapan pemilu yang memiliki jajaran pengawas hingga tingkat desa dan TPS, pada masa non-tahapan Bawaslu hanya memiliki personel di tingkat kabupaten. Karena itu, pihaknya mengoptimalkan kerja sama dengan berbagai instansi untuk memperoleh data yang akurat.

Salah satunya melalui sinkronisasi data siswa sekolah menengah atas yang telah atau akan berusia 17 tahun sebagai calon pemilih pemula.

“Kami berharap jika data ini disinkronkan, data yang ada di KPU maupun Bawaslu bisa bersih dan akurat. Ke depan, kami berharap kerja sama ini bisa dituangkan dalam nota kesepakatan (MoU) resmi,” tambahnya.

Anggota Bawaslu Kabupaten Pati, Zaenal Abidin, menilai akurasi data pemilih pemula penting agar hak konstitusional generasi muda dapat terpenuhi. Ia juga mengusulkan sinergi antara Bawaslu, Cabang Dinas Pendidikan, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk melakukan perekaman KTP elektronik secara langsung di sekolah.

“Selain memperbarui data pemilih, kami juga ingin memastikan anak-anak yang berada di bawah naungan Cabang Dinas Pendidikan ini, saat hari pemungutan suara nanti, usianya sudah cukup untuk memilih,” katanya.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Pati lainnya, Ayu Dwi Lestari, berharap koordinasi tersebut menjadi langkah awal dalam menjaga akurasi dan integritas data pemilih di Kabupaten Pati.

Menanggapi hal itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Jawa Tengah, Budi Santoso, menyatakan pihaknya siap mendukung pemutakhiran data pemilih. Menurutnya, data peserta didik diperbarui secara berkala dengan penguncian data setiap 31 Agustus sehingga dapat digunakan sebagai data pembanding bagi kebutuhan pemilih pemula.

“Jika Bawaslu membutuhkan data komparasi untuk pemilih pemula, kami siap memfasilitasi,” ujar Budi.

Ia juga mendukung rencana perekaman KTP elektronik secara massal di sekolah karena dinilai lebih efektif dibandingkan siswa harus datang ke kantor kecamatan.

“Kalau Disdukcapil bisa masuk ke sekolah-sekolah untuk rekam E-KTP massal, kami tentu sangat mendukung dan siap memfasilitasi tempatnya,” jelasnya.

Terkait usulan penandatanganan nota kesepakatan, Budi mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu berkonsultasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah agar pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami menyambut baik semua kegiatan pengawasan yang dilakukan Bawaslu. Prinsipnya, kami siap mendukung agar data pemilih kita semakin akurat,” pungkasnya. (Hms)

Exit mobile version